Perluas Data Center, Induk EDGE Suntik Fasilitas Jumbo
:
0
Ilustrasi data center milik perseroan. FOTO - Dok Emitennews
EmitenNews.com - Entitas Indointernet (EDGE) mendapat fasilitas pinjaman USD50 juta. Fasilitas tersebut untuk dua anak usaha perseroan yaitu Digital Gayana Ekagrata, dan Digital Gayana Ekaprana. Pinjaman telah dipatenkan pada 11 September 2026.
”Dana segar itu mengucur deras dari Digital Edge Hong Kong Limited. Digital Edge merupakan pemegang saham pengendali perseroan dengan kepemilikan 59,47 persen saham perseroan,” tegas Jennifer Tiurland, Corporate Secretary Indonet.
Fasilitas pinjaman diberikan Digital Edge untuk Digital Ekagrata maksimum USD42,50 juta, dan untuk Digital Fasilitas pinjaman kepada Digital Ekaprana USD7,50 juta. Berdasar laporan keuangan triwulan EDGE disertai laporan akuntan atas hasil reviu per 30 Juni 2026, total ekuitas EDGE Rp1,81 triliun.
Dengan demikian, nilai transaksi lebih dari 20 persen namun tidak melebihi 50 persen dari nilai ekuitas perseroan. Pinjaman jatuh tempo setelah seluruh kewajiban penerima pinjaman atas fasilitas pembiayaan senior dilunasi, dan dapat diperpanjang berdasar kesepakatan para pihak.
Fasilitas pinjaman kepada Digital Ekagrata dengan term SOFR ditambah 2,60 persen per tahun. Fasilitas pinjaman kepada Digital Ekaprana dengan term SOFR ditambah 2,50 persen per tahun. Masing-masing pinjaman kepada Digital Ekagrata, dan Digital Ekaprana tidak dijamin dengan agunan khusus.
Berdasar masing-masing perjanjian pinjaman, pelaksanaan hak dan kewajiban Digital Ekagrata, dan Digital Ekaorana selaku peminjam tunduk pada ketentuan dalam dokumen pembiayaan yang mengatur fasilitas pinjaman yang diperoleh Digital Ekagrata, dan Digital Ekaprana dari bank.
Masing-masing perjanjian pinjaman tunduk pada hukum Inggris. Setiap sengketa diselesaikan melalui arbitrase di Singapore International Arbitration Centre (SIAC) dengan 3 (tiga) arbiter, berkedudukan di Singapura, dalam bahasa Inggris. Transaksi memberikan manfaat berupa tersedianya sumber pendanaan fleksibel bagi Digital Ekagrata, dan Digital Ekaprana.
Pendanaan tersebut untuk pendanaan proyek sehubungan dengan pengembangan pusat data (Data Center ). Digital Ekagrata, dan Digital Ekaprana akan mencatat tambahan liabilitas kepada pihak berelasi berupa pinjaman dari Digital Edge. Transaksi tidak berdampak negatif material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan. (*)
Related News
Bentuk Usaha Patungan, DRMA Perluas Bisnis EV via Mitra Global
Bangun Museum Majapahit Rp145M, PTPP Ikut Lestarikan Warisan Budaya
Terus Kurangi Porsi, Sang Dirut Kini Hanya Kuasai 14,29% Saham PPRI
Ambil Alih 3 Entitas, Maybank (BNII) jadi Grup Keuangan Terintegrasi
Presdir Terjaring OTT KPK, Saham Summarecon Agung (SMRA) Tertekan
Bayar Utang, Putra Dato Tahir Jual 523 Juta Saham Bank Mayapada (MAYA)





