Perluas Layanan Finansial, AirAsia Luncurkan E-commerce Kredit, Asuransi dan Investasi
EmitenNews.com - AirAsia Group memperluas layanan produk finansial. Maskapai ini meluncurkan Airasia Money, marketplace untuk kartu kredit, pinjaman, asuransi dan investasi. Peluncuran E-Commerce ini bagian dari komitmen perseroan untuk mempercepat transformasi digital dari sekedar maskapai penerbangan menjadi sebuah Super Apps, dengan berbagai macam lini bisnis dan layanan untuk menjawab kebutuhan perjalanan dan gaya hidup.
Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/3/2022), Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine mengatakan,kehadiran layanan-layanan digital AirAsia termasuk AirAsia money, salah satu wujud dari visi dan misi perseroan untuk mengembangkan bisnis berkelanjutan. Perkembangan ini dinilai relevan dengan kebutuhan pasar di Asean, secara khusus di Indonesia.
Untuk itu, AirAsia senantiasa berkomitmen memajukan pengembangan pasar Indonesia, guna memberikan manfaat yang lebih dengan menawarkan alternatif pilihan layanan-layanan yang inovatif, serta bernilai baik untuk mendukung kehidupan masyarakat Indonesia.
Dengan situasi yang sangat dinamis ini, menurut Veranita Yosephine, pihaknya akan terus mengembangkan penawaran layanan e-commerce AirAsia Group di Indonesia secara bertahap dan bekerja sama dengan berbagai partner. Tujuannya, memperluas area jangkauan layanan AirAsia Group menjadi bagian dari komitmen sebagai platform perjalanan gaya hidup dan juga digital yang terkemuka di Asean.
"Saya percaya peluncuran AirAsia money Indonesia hari ini, meluncurkan layanan dan produk, merupakan awal pembuka jalan bagi kami untuk membangun platform keuangan yang lebih cocok, lebih lengkap dan juga inovatif, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh customer kami di Indonesia dan luar Indonesia," urai Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine. ***
Related News
Proyek MRT Jakarta Tembus Balaraja Dimulai, 7 Pengembang Kakap Ikut
BPS Catat Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Tumbuh 5,37 Persen
Moody’s Ubah Outlook Indonesia dari Stabil ke Negatif, Ini Komentar BI
Besi dan Baja Impor Banjiri Pasar Indonesia, IISIA Ungkap Penyebabnya
Enam Proyek Hilirisasi Serentak Masuki Tahap Groundbreaking Jumat Ini
Kemendag Tegaskan Bisnis MLM Dilarang Lewat e-Commerce, Cek Aturannya





