Permintaan Domestik Masih Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
:
0
Bank Indonesia melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat. Perkembangan ini didorong oleh permintaan domestik yang baik di konsumsi rumah tangga dan investasi.
EmitenNews.com - Bank Indonesia melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat. Perkembangan ini didorong oleh permintaan domestik yang baik di konsumsi rumah tangga dan investasi.
Investasi bangunan juga lebih tinggi dari prakiraan, yang ditopang oleh berlanjutnya Proyek Strategis Nasional (PSN) di sejumlah daerah dan berkembangnya properti swasta sebagai dampak positif dari insentif pemerintah.
"Konsumsi rumah tangga dan investasi nonbangunan tetap terjaga, meskipun perlu terus didorong untuk mendukung berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional," kata Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono.
Tetap baiknya permintaan domestik tecermin pada sejumlah indikator, seperti Indeks Keyakinan Konsumen, Indeks Penjualan Riil, dan PMI Manufaktur yang berada di zona optimis.
Sementara itu, ekspor barang diprakirakan belum kuat seiring penurunan permintaan dari negara mitra dagang utama, khususnya untuk komoditas CPO, besi baja, dan batu bara, sedangkan ekspor jasa khususnya pariwisata tumbuh kuat.
Dengan berbagai perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7-5,5%.
"Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik," pungkas Erwin.(*)
Related News
Besaran Nilai Pajak Perlu jadi Pertimbangan Saat Beli Mobil Hybrid
Tunda Rombak Total Saham Indonesia, FTSE Russell Beberkan Data Ini
Perkuat Jaringan Nasional, Citilink Terbangi 5 Kota Besar dari Bandung
Siapkan Rp223M, Toyota Astra FInancial Services Mantap Lunasi Obligasi
Perempuan Pengusaha Ultra Mikro Berhak Atas Kredit Bunga Flat 8 Persen
Upbit Indonesia Umumkan Head of Operations Baru, Siap Perkuat Konsumen





