Permintaan Saham SpaceX Jelang IPO Oversubscribed Dua Kali Lipat
:
0
Permintaan terhadap penawaran umum perdana (IPO) saham SpaceX membludak menjelang debut pasar perusahaan antariksa milik miliarder AS Elon Musk.
EmitenNews.com - Permintaan terhadap penawaran umum perdana (IPO) saham SpaceX membludak menjelang debut pasar perusahaan antariksa milik miliarder AS Elon Musk. Pesanan investasi di pasar global melonjak hingga USD150 miliar, oversubscribed dua kali lipat dari nilai penawaran yang direncanakan. Di Korea, tahap kedua penawaran untuk investor profesional dari Mirae Asset Securities ditutup hanya dua menit setelah dibuka.
Menurut laporan BigGo Finance pada 8 Juni Mirae Asset Securities sepenuhnya mengalokasikan tranche kedua saham IPO SpaceX senilai USD200 juta (sekitar ?310 miliar), yang dibuka pada pukul 8:30 pagi. Seluruh alokasi habis terjual hanya dalam dua menit. Ini menyusul tranche pertama pada 5 Juni lalu di mana saham senilai USD300 juta (sekitar ?470 miliar) terjual habis dalam satu menit, yang menegaskan ekspektasi pasar yang tinggi terhadap SpaceX.
Penawaran saham perdana (IPO) ini dilakukan sebagai penempatan pribadi yang menargetkan investor profesional individu dan korporasi. Hanya investor profesional yang memenuhi syarat, seperti pendapatan tahunan melebihi ?100 juta (sekitar USD64.426) atau aset bersih di luar real estat di atas ?500 juta (sekitar USD322.128), yang berhak untuk berpartisipasi.
Meskipun investasi minimum sebesar $100.000 (sekitar ?150 juta), permintaan sangat tinggi. Batas maksimum investasi per investor ditetapkan sebesar USD3 juta (sekitar ?4,7 miliar). Mirae Asset Securities berencana untuk mengumpulkan total $500 juta melalui proses IPO ini dan berhasil mencapai targetnya dengan penjualan saham berturut-turut selama dua hari.
SpaceX memilih 23 bank investasi global sebagai penjamin emisi IPO, dengan Mirae Asset Securities sebagai satu-satunya perusahaan Korea Selatan yang termasuk di dalamnya.
Investor ritel Korea Selatan tidak dapat berpartisipasi langsung dalam pembelian saham IPO SpaceX. Hal ini karena SpaceX menyatakan dalam prospektus yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS pada tanggal 20 bulan lalu bahwa mereka hanya akan mengumpulkan dana di Korea Selatan melalui penempatan pribadi. Sebaliknya, investor ritel di Jepang, Inggris, Kanada, dan Australia berhak untuk membeli saham IPO.
Namun, investor ritel Korea Selatan memiliki peluang investasi tidak langsung melalui dana yang diperdagangkan di bursa (ETF). Korea Investment Management berencana untuk berpartisipasi dalam IPO SpaceX sebagai investor institusional dan akan mengalokasikan saham yang diterimanya ke dalam dua ETF bertema luar angkasa. Investor yang membeli ETF ini secara efektif dapat memperoleh eksposur tidak langsung terhadap langganan IPO.
Antusiasme di pasar global bahkan lebih intens. Menurut sumber yang mengetahui masalah ini yang dikutip oleh Reuters pada tanggal 5, sekitar USD150 miliar pesanan investasi mengalir ke IPO SpaceX. SpaceX berencana untuk mengumpulkan USD75 miliar (sekitar ?117 triliun) melalui penawaran ini, yang berarti permintaan dua kali lipat dari saham yang tersedia. Meskipun tingkat kelebihan permintaan untuk IPO populer dapat berkisar dari beberapa kali hingga puluhan kali, pasar memandang hasil ini sebagai hasil yang sangat sukses. (*)
Related News
Antusias Turun, Kontestan IPO di Bulan Juni Sisa Segini
Kacau, IHSG Dibuka Menjunam Dekati 4 Persen ke 5.300!
IHSG Kembali Diskon 8,69 Persen, Kapan Saatnya Average Down?
Peluang Rebound IHSG Masih Ada? Ini Prediksi Analis
Seirama Wall Street, IHSG Tertekan
Rontoknya Saham Semikonduktor AS Berimbas ke Korea, Kospi Anjlok 8,37%





