Pertamina EP Temukan Sumur Minyak Baru, Potensi Produksi 505 BOPD
:
0
PT Pertamina EP (PEP) Adera Field menemukan sumur minyak baru ABB-145 di Struktur Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Potensi produksi awal mencapai 505 barel minyak per hari (BOPD). Dok. Pertamina EP.
EmitenNews.com - PT Pertamina EP (PEP) Adera Field membagikan kabar gembira. Perseroan menemukan sumur minyak baru ABB-145 di Struktur Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Potensi produksi awal mencapai 505 barel minyak per hari (BOPD).
Dalam siaran pers, Jumat (20/3/2026), General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto mengatakan potensi produksi tersebut diketahui melalui uji alir awal (initial flow test) dengan jepitan 13 mm pada 1 Maret 2026 pukul 15.00–18.00 WIB.
Dari pengujian ini juga diketahui aliran gas mencapai 5,096 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Begitu mengetahui aliran mulai stabil, tim melakukan multi rate test (MRT). Hasil pengujian memperkirakan laju produksi stabil sumur sebesar 129 BOPD dan gas 1,8 MMSCFD setelah beroperasi optimal.
"Penemuan sumur ini hasil dari upaya berkelanjutan tim menghadirkan inovasi dalam kegiatan eksploitasi pengembangan. Keselamatan kerja tetap menjadi prioritas dalam setiap pekerjaan agar kontribusi yang diberikan optimal mendukung ketahanan energi nasional," katanya.
Sumur ABB-145 merupakan sumur pengembangan (infill well) yang termasuk dalam Program RK Pengeboran 2026. Tajak sumur dimulai pada 31 Januari 2026 dan kegiatan pengeboran serta komplesi selesai pada 28 Februari 2026.
Lokasi sumur ini diketahui berkat keberhasilan pengeboran sumur ABB-140 pada 2023 dan ABB-143 pada 2025 yang menunjukkan adanya potensi stratigraphic play di bagian timur laut Struktur Abab.
Salah satu terobosan dalam penentuan lokasi sumur ABB-145 adalah pemanfaatan data seismik 3D terbaru di Lapangan Abab yg diakuisisi pada tahun 2023.Data itu memberikan gambaran kondisi bawah permukaan yang lebih detail dibandingkan interpretasi sebelumnya yang masih mengandalkan data seismik 2D.
Kemudian, data dianalisis dan diintegrasikan dengan data sumur yang telah ada, termasuk performa reservoir dari sumur-sumur referensi sebelumnya.
Nah,hasil integrasi tersebut menjadi dasar penentuan penempatan sumur (well placement) ABB-145 untuk mengejar kelanjutan reservoir yang telah terbukti pada sumur-sumur sebelumnya.
Related News
Garap Blok Tuna, Perusahaan Migas Rusia Zarubezhneft Siap Juni
Hadirkan Sahabat Berkahmu, BCA Syariah Catat Total Aset Rp19,9 Triliun
OCBC Perluas Layanan Finansial Lewat Akuisisi Wealth Management HSBC
Baru Seminggu Tembus 7.000, Hari ini Indeks Kospi 'Taklukkan' 8.000
Rupiah Pagi ini Sempat Tembus Rp17.600 per Dolar AS
Dividen BUMN Perkuat Tulang Punggung Ekonomi Nasional





