Perusahaan Energi hingga Infrastruktur Bakal Rilis Obligasi dan Sukuk
:
0
Ilustrasi penerbitan obligasi dan sukuk. FOTO-Istimewa
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah merealisasikan beberapa pencatatan obligasi dan sukuk di awal 2026. Jumlahnya 9 emisi dari 7 penerbit.
Menurut data yang dirilis Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, Kamis (15/1), nilai dana yang dihimpun dari penerbitan itu mencapai Rp5,85 triliun.
Beberapa perusahaan yang dimaksud mulai dari Eagle High Plantations, Summarecon Agung, Energi Mega Persada, dan Chandra Asri Pacific. Selain itu, ada juga Permodalan Nasional Madani (PNM), Bank UOB Indonesia, dan Bank Aladin Syariah.
Sementara itu, BEI juga masih mencatat 10 emisi dari 5 penerbit yang masih dalam pipeline.
Nyoman merinci, 5 penerbit yang dimaksud berasal ari satu perusahaan industrials. Satu perusahaan infrastructures, dan tiga dari sektor energy.
Seperti diketahui, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 665 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp542,85 triliun dan USD134,01 juta, diterbitkan oleh 137 emiten.
Di sisi lain, Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 190 seri dengan nilai nominal Rp6.484,29 triliun dan USD352,10 juta. Serta EBA sebanyak 6 emisi senilai Rp3,99 triliun. (*)
Related News
Anak Usaha BREN Raih PROPER Emas 2025, 3 Program Andalan Jadi Kunci
22 April, EDGE Minta Restu Pemegang Saham untuk Go Private
COCO Resmikan Rights Issue Jilid III, Targetkan Akuisisi dan Ekspansi
Delisting EDGE, Pengendali Tawar Beli Saham Publik di Harga Rp11.500
Kinerja Melesat, Jantra Grupo (KAQI) Buka Cabang Baru di Bali
BAF Lunasi Pokok dan Bunga Obligasi Rp841 Miliar, Jatuh Tempo 18 April





