EmitenNews.com—PT Aneka Petroindo Raya (BP-AKR), perusahaan kerja sama antara bp dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), meresmikan dua jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum ( SPBU ) yaitu bp Merr Rungkut di kota Surabaya, Jawa Timur dan SPBU bp Lenteng Agung di Jakarta Selatan. SPBU Merr Rungkut telah beroperasi sejak 17 Juni 2022 lalu, sementara SPBU Lenteng Agung mulai beroperasi pada tanggal 12 Juli 2022. Kedua SPBU dikembangkan dengan skema Company Owned Company Operated (COCO).
"Dengan hadirnya dua SPBU baru ini, BP-AKR telah resmi membuka sebanyak 30 SPBU di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur sejak 2018 hingga Juli 2022. Penambahan jaringan SPBU BP-AKR ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk bahan bakar dan layanan berkualitas. Ke depan, kami memastikan BP-AKR akan terus membuka jaringan SPBU -nya demi melayani masyarakat Indonesia dan menjadi #TemanPerjalanan yang menyenangkan bagi para pelanggan," kata Vanda Laura, Marketing Director PT Aneka Petroindo Raya (BP-AKR) dalam keterangan tertulis, Jumat (22/7/2022).
Sejak pertama kali beroperasi di tahun 2018, BP-AKR terus melakukan ekspansi dengan menambah jumlah jaringan SPBU secara bertahap. Dalam memperluas jaringan bisnis SPBU -nya, BP-AKR menggunakan dua skema bisnis ritel yaitu Company Owned Company Operated (COCO) dan Dealer Owned Dealer Operated ( DODO ).
"Melalui pengalaman serta keahlian BP dan AKR di pasar ritel Indonesia, BP-AKR berencana untuk terus melakukan ekspansi dalam mengembangkan jaringan SPBU . Dan melalui program kemitraan yang kami kembangkan baik di bisnis ritel SPBU maupun kemitraan Non-Fuel (NFR), BP-AKR optimis bisnis ini dapat tumbuh lebih pesat, sebagaimana terlihat dari perkembangan jaringan yang terus kami upayakan bertumbuh cepat. Untuk itu, kami mengajak para pengusaha baik individual maupun korporasi untuk menjadi mitra dalam mengembangkan bisnis SPBU BP-AKR dan menjadi bagian dari #TemanPerjalanan pengendara di Indonesia," tambah Vanda.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG