Pilpres 2024: Tanpa Sebut Nama, Jokowi Ungkap Kriteria Pemimpin Ideal Penggantinya
:
0
Presiden Jokowi dok CNBC Indonesia.
EmitenNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki sosok pemimpin ideal yang dibutuhkan Indonesia ke depan. Dalam wawancaranya dengan Aviliani Malik, yang diunggah lewat akun Twitter @jokowi pada Kamis (25/8/2022) malam, Presiden mengemukakan kriteria pemimpin ideal penggantinya pada 2024-2029. Di antaranya, harus mau bekerja keras. Ia tidak menyebut nama calon presiden yang bakal bertarung dalam Pilpres 2024, kelak.
"Tantangan global semakin berat. Rintangannya pun semakin banyak. Di tengah situasi itu, pemimpin seperti apa yang kelak dibutuhkan Indonesia?" Demikian cuitan Jokowi seperti dikutip Jumat (26/8/2022).
Karena tantangan global semakin berat, rintangan, tantangan dunia semakin semakin banyak, sehingga figur ke depan, menurut Jokowi, harus yang mau bekerja keras, yang memiliki leadership kepemimpinan kuat dan selalu berpihak pada kepentingan rakyat.
Jokowi menekankan, pemimpin Indonesia selanjutnya yang menggantikannya mesti berpihak kepada kepentingan seluruh rakyat. Bukan cuma di pulau Jawa. "Dan rakyat itu bukan hanya yang di Jakarta atau rakyat yang ada di Jawa tetapi pada 17 ribu pulau yang kita miliki."
Seperti kita ketahui, pada 2024, Jokowi akan mengakhiri masa pengabdiannya sebagai Presiden RI untuk dua periode (bersama Wapres Jusuf Kalla periode 2014-2019, dan dengan Wapres Ma’ruf Amin 2019-2024). Karena sudah periode ia tidak diperkenankan mencalonkan diri dalam Pilpres 2024.
Dalam wawancaranya itu, Jokowi hanya memberikan kriteria figur yang pas untuk menggantikannya. Sejauh ini, sejumlah nama sudah mengemuka, dan senantiasa muncul dalam hasil jajak pendapat sejumlah lembaga survei. Berdasarkan abjad, ada Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto, tiga nama yang merajai jajak pendapat. Nama ketiganya, bergantian dalam posisi teratas. ***
Related News
Kabut Asap Karhutla, Batal 43 Penerbangan dari Jakarta ke Kalimantan
Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed, Ada Peran Mulyono
35 Pesawat Asing 8 Negara, Perkuat Penanganan Karhutla di Indonesia
Larang Buka Lahan dengan Cara Bakar, Menteri LH Siapkan Sanksi Tegas
OTT KPK Jaring Rektor Unsoed, Terlibat Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Tancap Gas, Bank BSN Gandeng BAZNAS Kembangkan Ekosistem Layanan Zakat





