PIPA Realisasikan 95 Persen Dana IPO, Sisa Rp3M Parkir di Bank OCBC
Kawasan operasional industri perpipaan milik emiten PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA). Foto: PIPA.
EmitenNews.com - PT Multi Makmur Lemindo Tbk. (PIPA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offer (IPO) per 31 Maret 2023. Hingga laporan terbaru disampaikan, emiten perpipaan ini masih menyisakan dana IPO sebesar Rp3 miliar yang belum digunakan.
Immanuel Kevin Mayora, Corporate Secretary PIPA dalam keterbukaan informasi dikutip Minggu (25/1/2026) dari total dana IPO sebesar Rp67,125 miliar, PIPA telah merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp64,125 miliar, setara 95,5 persen dari total perolehan IPO.
Dana tersebut mayoritas dialokasikan untuk penguatan modal kerja senilai Rp27,82 miliar atau sekitar 31 persen dari total realisasi.
Selain itu, dana IPO juga digunakan untuk pembelian mesin dan fasilitas produksi sebesar Rp39,76 miliar atau sekitar 44 persen, serta pembayaran pokok utang sebesar Rp10 miliar atau sekitar 11 persen. Sementara untuk pembelian kendaraan operasional tidak terealisasi dari rencana awal.
Adapun, dijelaskan pula oleh Immanuel bahwa sisa dana IPO sebesar Rp3 miliar saat ini ditempatkan dalam bentuk simpanan di OCBC dengan tingkat bunga bagi hasil sebesar 1,5 persen dan jangka waktu penyimpanan selama 12 bulan. Penempatan dana tersebut dilakukan melalui pihak ketiga dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan.
Immanuel menjelaskan, penggunaan dana IPO telah dilakukan sesuai dengan rencana yang tercantum dalam prospektus, dengan fokus utama untuk mendukung ekspansi kapasitas produksi dan memperkuat struktur permodalan perseroan.
Related News
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya





