Potensi Tekanan Mulai Menurun, IHSG Cenderung Terkonsolidasi
:
0
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan, Kamis (24/11) naik 0,37% atau 26,39 poin ke level 7.080,51. Total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 40,12 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 10,61 triliun. Sebanyak 270 saham melemah, 253 saham yang menguat dan 179 saham flat.
Perjalanan IHSG di akhir pekan masih terlihat cenderung terkonsolidasi dengan potensi tekanan yang mulai menurun, peluang naik mulai terlihat walaupun masih berada dalam rentang terbatas, jika IHSG berhasil ditutup dan dipertahankan diatas resisten level terdekat maka peluang kenaikan jangka pendek masih terbuka lebar.
“Namun sentimen dari fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga penghujung tahun, hari ini IHSG akan cenderung bergerak sideways,” kata William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas, Jumat (25/11/2022).
IHSG untuk akhir pekan ini akan bergerak pada range support di level 6921 dan posisi resistance 7152.
Saham-saham pilihan dari Yugen Sekuritas yang disodorkan untuk para pelaku pasar di Jumat ini adalah Astra Agro Lestari (AALI), Bank BCA (BBCA), Indo Tambangraya Megah (ITMG), Bank BRI (BBRI), Astra International (ASII), Gudang Garam (GGRM), Summarecon Agung (SMRA) dan PP London Sumatra (LSIP).
Related News
IHSG Dibuka Menguat 1 Persen ke 7.161, Potensi Konsolidasi Bullish
Gerak IHSG Kian Lincah, Serok Saham PSAB, HRTA, OASA, TOBA, dan ESSA
Lanjutkan Tren Positif, Indeks Bakal Uji 7.244
Dua Srikandi BTN Sabet Penghargaan Leading Women Awards 2026
Lanjut Menguat, Laju IHSG Rabu (6/5) Konsisten di Atas Level 7.000
Mirae: Pasar Masih Ragu-Ragu, Stabilitas Rupiah Jadi Kunci





