PTSN Raih Kredit USD20 Juta dari Bank Mandiri, Siap Garap Proyek Baru
:
0
PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN)
EmitenNews.com - PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) mengamankan fasilitas pembiayaan baru dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pendanaan tersebut memberikan ruang lebih besar bagi Perseroan untuk memperkuat ekspansi usaha dan menggarap berbagai proyek baru yang akan datang.
Corporate Secretary PTSN Rina Dewi menjelaskan, fasilitas tersebut diperoleh melalui penandatanganan Perjanjian Kredit dengan Bank Mandiri pada 13 Agustus 2026.
Dalam fasilitas tersebut, PTSN mendapatkan Kredit Investasi sebesar USD11,2 juta. Selain itu, Perseroan juga memperoleh tambahan Limit Kredit Modal Kerja Revolving sebesar USD4,4 juta dan Kredit Modal Kerja Transaksional sebesar USD4,4 juta.
Dengan demikian, total fasilitas pembiayaan baru yang diperoleh PTSN dari Bank Mandiri mencapai USD20 juta.
Manajemen menyebut tambahan fasilitas pembiayaan dari perbankan tersebut akan memberikan fleksibilitas pendanaan yang lebih baik bagi Perseroan.
"Dana tersebut antara lain akan mendukung pengembangan usaha serta investasi pada berbagai proyek baru yang akan datang," ujar Rina dalam keterbukaan informasi perseroan.
PTSN merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan perakitan produk elektronik konsumen, komputer, serta perangkat multimedia.
Perseroan juga memiliki bisnis produksi komponen dan perakitan, meliputi produksi Printed Circuit Board (PCB), pencetakan komponen plastik, hingga metal stamping.
Dalam menjalankan bisnisnya, PTSN melayani berbagai industri, mulai dari komunikasi, otomotif, peralatan rumah tangga hingga perangkat jaringan.
Di bisnis perangkat elektronik, PTSN juga memiliki pengalaman merakit berbagai merek ponsel global maupun lokal. Sejumlah merek yang pernah atau sedang diproduksi Perseroan antara lain Honor, Motorola, Nokia, Asus, Xiaomi, Huawei, Acer, Smartfren, Infinix, Lava, dan Hisense.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





