Purwono Widodo Gantikan Posisi Silmy Karim Sebagai Direktur Utama Krakatau Steel (KRAS)
:
0
EmitenNews.com—Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mengangkat Purwono Widodo, yang sempat menjadi pelaksana tugas, sebagai Direktur Utama baru menggantikan Silmy Karim yang awal bulan dilantik menjadi Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI.
"Pada RUPS LB ini dibahas dua agenda rapat, yaitu agenda pertama terkait laporan perkembangan transformasi bisnis dan pelaksanaan program inisiatif strategis lanjutan serta agenda ke-dua yaitu persetujuan perubahan susunan pengurus Perseroan termasuk perubahan nomenklatur jabatan direksi Perseroan," ujar Corporate Secretary Krakatau Steel Pria Utama dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (18/1).
Perseroan juga mengangkat dua nama baru dalam jajaran direksi, yaitu Direktur SDM Sriyani Puspa Kinasih dan Direktur Pengembangan Usaha dan Portofolio Agus Nizar Vidiansyah. Dua direksi dengan nomenklatur baru yaitu Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Tardi serta Direktur Infrastruktur dan Penunjang Bisnis Djoko Muljono.
Perseroan juga mengangkat Komisaris Isfan Fajar Satryo dan Komisaris Independen Yudha Mediawan.
"Kami yakin dengan kepengurusan yang baru Krakatau Steel dapat terus meningkatkan kinerjanya dan membawa Krakatau Steel menjadi lebih baik lagi," kata Pria.
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPS LB) pada Rabu (18/1) di Gedung Krakatau Steel yang dibuka oleh Komisaris Utama Krakatau Steel Suhanto selaku pimpinan rapat.
RUPS LB ini juga dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Mineral & Batu Bara Kementerian BUMN RI Heri Purnomo mewakili pemerintah selaku Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
Perubahan susunan pengurus Perseroan termasuk perubahan nomenklatur jabatan anggota direksi Perseroan dalam rangka restrukturisasi dan holding Perseroan sehingga susunan kepengurusan Perseroan menjadi sebagai berikut:
Komisaris Utama: Suhanto
Related News
ADMR Jadwal Dividen USD120 Juta, Alokasi 44,25 Persen Laba 2025
Rasio Dividen BTPS Melonjak ke 55 Persen, Berapa Besarannya?
PGEO Mulai Garap Proyek Lumut Balai 4, Investasi Awal USD32,31 Juta
MPMX Siapkan Buyback Rp50 Miliar, Saham Dialihkan ke Program Insentif
Dharma Polimetal (DRMA) Tebar Dividen Rp70/Saham, Total Rp329 Miliar
ITMG Tetapkan Dividen USD115 Juta, Setara 60 Persen Laba 2025





