EmitenNews.com - PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) mengumumkan telah merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per 31 Desember 2025. Emiten holding di sektor energi minyak, gas, dan batu bara asuhan Happy Hapsoro ini memastikan tidak ada lagi sisa dana IPO yang mengendap.

Direktur RATU Adrian Hartadi dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1), menyampaikan bahwa Perseroan meraih dana IPO bruto sebesar Rp218,5 miliar dengan biaya emisi Rp6,32 miliar, sehingga dana bersih yang diperoleh mencapai Rp212,23 miliar.

Sebagian besar dana IPO tersebut dialokasikan untuk pembiayaan cash call entitas anak. Rinciannya, Rp157,3 miliar disalurkan sebagai pinjaman kepada PT Raharja Energi Tanjung Jabung, serta Rp34,9 miliar kepada PT Petrogas Jatim Utama Cendana.

Selain itu, RATU juga menggunakan dana IPO sebesar Rp19,9 miliar untuk mendukung kebutuhan operasional Perseroan.

“Dengan realisasi tersebut, seluruh dana bersih IPO sebesar Rp212,2 miliar telah digunakan sepenuhnya sesuai rencana,” ringkas keterangan Adrian.

Sebagai informasi, RATU memperoleh pernyataan efektif IPO pada 8 Januari 2025 dengan harga perdana IPO di Rp1.150 per saham.

Hingga kini pada perdagangan terakhir Kamis (15/1) saham RATU telah mencatat reli positif sejak IPO tertakar naik 654,35 persen setara 7.525 poin naik ke level Rp8.675 per sahamnya. (*)