LPCK Raup Marketing Sales Rp1,65 Triliun, Segmen Ini Dominan
:
0
Mega proyek Kota Meikarta besutan Lippo Group. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Lippo Cikarang (LPCK) sepanjang 2025 mencatat nilai pra-penjualan (marketing sales) Rp1,65 triliun. Itu setara 100 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun buku 2025. Pendapatan tercatat Rp4,52 triliun, meningkat 133 persen dibandingkperiode sebelumnya.
Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang serah terima rumah tapak, apartemen, unit komersial (ruko), dan penjualan lahan industri. Selain itu, segmen non-properti melalui pengelolaan kawasan turut memberi kontribusi terhadap kinerja perseroan. Segmen rumah tapak, dan apartemen mencatat pertumbuhan pendapatan 369 persen seiring percepatan serah terima unit.
Sementara itu, segmen pengelolaan kota membukukan pendapatan Rp474,5 miliar. Perseroan mencatat laba kotor Rp783 miliar dengan margin laba kotor 17 persen.
EBITDA sebesar Rp381,3 miliar dengan margin 8 persen terhadap total pendapatan. Capaian itu, mencerminkan upaya perseroan menjaga efisiensi operasional di tengah peningkatan aktivitas bisnis.
Realisasi pra-penjualan Rp1,65 triliun terutama didorong lonjakan permintaan produk residensial. Rumah tapak berkontribusi 58 persen, dan unit komersial 38 persen terhadap total marketing sales. Sementara segmen lahan industri menyumbang 4 persen. Persseroan berhasil mencatat penjualan 1.486 unit, didukung peluncuran produk baru, antara lain The Allegra @Casa De Lago dan Neo Top.
Direktur Lippo Cikarang Indryanarum, menyampaikan capaian 2025 mencerminkan respons positif pasar terhadap produk perseroan. So, perseroan melanjutkan penguatan kinerja operasional seiring pengembangan kawasan Lippo Cikarang sebagai kota mandiri terintegrasi di koridor timur Jakarta.
“Pada tahun 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung minat tinggi terhadap produk rumah tapak, dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu, dan memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum. (*)
Related News
Sertai Right Issue, PYFA Tawarkan Waran 3,75 Miliar Lembar
DGNS Private Placement Rp269 per Saham, Ini Eksekutornya
CDIA Injeksi Anak Usaha Petrosea USD15,5 Juta, Ini Tujuannya
Rugi Bengkak 105 Persen, ACST Kuartal I 2025 Defisit Rp4,75 Triliun
Pengendali Baru, Triple B Siap Caplok 1,14 Miliar Saham EPAC
GOOD Gulirkan Dividen Rp350 Miliar, Cum Date 4 Mei 2026





