Raih Laba Rp155,97 Miliar, Laba IFG Life Melonjak Sampai 228 Persen
:
0
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) membukukan laba setelah pajak sebesar Rp155,97 miliar sepanjang 2025. Dok. IFG Life.
EmitenNews.com - PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) mencatat kinerja menggembirakan. IFG Life membukukan laba setelah pajak sebesar Rp155,97 miliar sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan audit tahun buku 2025, diketahui terdapat lonjakan sampai 228,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pihak manajemen dalam keterangan yang dikutip Minggu (26/7/2026), diketahui kenaikan laba tersebut ditopang oleh hasil asuransi dan investasi bersih yang mencapai Rp495,72 miliar. Meski demikian, hasil jasa asuransi bersih perseroan justru turun tajam 84,4% secara tahunan menjadi Rp92,76 miliar.
Dari laporan keuangan perusahaan, IFG Life mencatat pendapatan jasa asuransi sebesar Rp1,89 triliun sepanjang 2025. Beban jasa asuransi mencapai Rp1,79 triliun dan beban dari kontrak reasuransi milikan tercatat Rp5,4 miliar.
Kemudian, dari sisi investasi, perseroan membukukan pendapatan investasi, termasuk Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI), sebesar Rp1,94 triliun.
IFG Life juga mencatat keuntungan investasi yang telah direalisasikan maupun belum direalisasikan sebesar Rp140,3 miliar.
Di sisi lain, beban investasi tercatat Rp2,02 miliar, sedangkan beban keuangan dari kontrak asuransi mencapai Rp1,68 triliun. Adapun pendapatan keuangan dari kontrak reasuransi sebesar Rp31 juta.
Satu hal, secara profitabilitas, laba sebelum pajak perseroan tercatat Rp150,24 miliar. Setelah memperhitungkan beban pajak sebesar Rp5,73 miliar, IFG Life membukukan laba setelah pajak Rp155,97 miliar. Laba komprehensif mencapai Rp280,25 miliar.
Sedangkan dari sisi neraca, total aset IFG Life pada akhir 2025 tercatat sebesar Rp31,74 triliun, turun 6,4% dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya.
Untuk portofolio investasi masih menjadi kontributor terbesar aset perseroan dengan nilai Rp28,08 triliun. Selain itu, kas dan setara kas tercatat sebesar Rp2 triliun, sedangkan aset lainnya mencapai Rp1,43 triliun.
Dari sisi permodalan, IFG Life mencatat tingkat solvabilitas Rp4,14 triliun dengan Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR) sebesar Rp2,30 triliun. Rasio pencapaian MMBR mencapai 180,16% pada akhir 2025. Itu berarti di atas ketentuan minimum regulator, atau dalam batas aman. ***
Related News
BFI Finance Indonesia (BFIN) Raih Pendapatan Rp3,42T, Cek Bebannya
Harga Emas Antam Akhir Pekan Berbalik Naik Rp7.000 per Gram
Kena Tarif 10 Persen AS, Indonesia Genjot Ekspor Non-Tradisional
Bos Bank Sentral Asia-Pasifik Sepakat Bentuk Tata Kelola AI
PT Pos Akhirnya Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24M yang Jatuh Tempo
Diplomasi Pakistan Tekan Harga Minyak WTI, Wall Street Tutup Beragam





