Rawan Koreksi, Dekati Saham ARTO, BBNI, dan PGAS
Pergerakan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rawan koreksi. Pasalnya, ruang penguatan IHSG sudah sangat terbatas. Kalau IHSG menjalani koreksi akan beredar di level 6.949-7.026.
Sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 9 Agustus 2024, MNC Sekuritas meramal IHSG akan mengorbit level support 7.023-6.914, dan posisi resisten di kisaran 7.249-7.298.
Sejumlah saham laik koleksi antara lain Bank Jago (ARTO) buy on weakness Rp2.700-2.790 dengan proyeksi harga Rp2.940-3.080, dan stop loss Rp2.620. Bank BNI (BBNI) speculative buy Rp4.930-4.990 dengan target Rp5.225-5.325, dan stop loss Rp4.880.
Kalbe Farma (KLBF) buy on weakness Rp1.595-1.625 dengan target harga Rp1.710-1.735, dan stop loss Rp1.540. Dan, Pertamina Gas Negara (PGAS) speculative buy Rp1.535-1.550 dengan proyeksi Rp1.620-1.695, dan stop loss Rp1.505.
Menyudahi perdagangan Kamis, 8 Agustus 2024, IHSG susut 17 poin alias 0,24 persen menjadi 7.195. Total transaksi senilai Rp8,7 triliun dengan volume perdagangan 15,4 miliar lembar. Asing mencatat net buy Rp330 miliar. (*)
Related News
Pemerintah Targetkan Pengadaan 1 Juta Ton Jagung Pada 2026
Pembelian Pertalite Subsidi Dibatasi 50 Liter Per Hari
Oktober Berlaku, Sertifikasi Halal Industri Barang Gunaan Diakselerasi
Free Float Memakan Korban, Analis Soroti Tren Emiten Go Private
IHSG Dibuka Bak Rollercoaster, Volatilitas Membayangi Level 7.000
Tahun Ini Pemerintah Targetkan Renovasi 400 Ribu Rumah Rakyat





