Rights Issue Jumbo BNBR, Risiko Dilusi Hingga 33 Persen
Jalan tol PT Cimanggis Cibitung Tollways, bagian dari Bakrie and Brothers Tbk (BNBR).
EmitenNews.com - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berencana menggelar Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) dengan menerbitkan hingga 90 miliar saham baru Seri E. Aksi korporasi ini berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan hingga maksimal 33,33%.
Manajemen BNBR dalam keterbukaan informasi, Rabu, (25/2/2026) menyatakan, rights issue tersebut akan dimintakan persetujuan melalui RUPSLB pada 27 Februari 2026.
Untuk diketahui, penerbitan saham baru bernominal Rp12 per saham akan digunakan untuk pembayaran kewajiban Perseroan dan anak usaha, sekaligus mendukung modal kerja dan pengembangan bisnis, termasuk optimalisasi aset jalan tol PT Cimanggis Cibitung Tollways.
Manajemen menyebut PMHMETD diperlukan untuk memperbaiki struktur permodalan pasca pengambilalihan aset strategis.
“Setelah aksi ini, rasio pinjaman terhadap total aset diproyeksikan turun dari 84,28% menjadi 67,9%, sementara rasio utang terhadap ekuitas turun signifikan dari 536,02% menjadi 211,57%,” tulis manajemen BNBR dalam keterbukaan informasi tersebut.
Meski memperkuat neraca, aksi ini menjadi perhatian investor karena jumlah saham beredar akan meningkat signifikan. Perseroan mengingatkan bahwa pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dalam PMHMETD berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga maksimal 33,33% setelah rights issue direalisasikan.
Sedangkan, ketentuan final terkait harga pelaksanaan dan jumlah saham yang diterbitkan akan ditetapkan dalam prospektus setelah pernyataan pendaftaran dinyatakan efektif oleh OJK.
Related News
Malibu Walk Jababeka, Kekuatan Ekosistem Industri Pacu Nilai Investasi
TPIA Percepat Pabrik CA-EDC, Target Kapasitas 21 Juta Ton 2027
DIVA Siap Lepas 28,58 Juta Saham Treasury ke Pasar, Dimulai 11 Maret
Emiten Milik Kaesang (PMMP) Umumkan Pengunduran Diri Direktur
Grab Kembali Borong SUPA Rp285,5 Miliar, Kepemilikan Tembus 15 Persen!
ARKO Tambah Mesin Cuan Baru Lewat PLTA Kukusan 2 di Lampung





