Ruang Gerak Menyempit, Lirik Saham ASII, BFIN, dan INDY

Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum tertutup. Namun, ruang gerak lonjakan itu amat sangat terbatas. Bahkan, saking tipisnya peluang tersebut, IHSG justru rawan mengalami koreksi.
Penguatan IHSG diperkirakan akan menguji rentang area 7.267-7.296. Patut dicermati, dan mewaspadai akan adanya koreksi dari IHSG diperkirakan menuju level 6.949-7.026. Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 12 Agustus 2024, IHSG akan menjelajahi level support 7.181-6.998, dan resisten 7.298-7.354.
Menilik data dan fakta itu, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, AKR Corporindo (AKRA) buy on weakness Rp1.350-1.425 dengan target harga Rp1.545-1.610, dan stop loss Rp1.330 per lembar.
Astra International (ASII) buy on weakness Rp4.540-4.670 dengan proyeksi harga Rp4.860-5.075, dan stop loss di kisaran Rp4.380. Selanjutnya, BFI Finance (BFIN) speculative buy Rp875-900 dengan target harga Rp1.000-1.065, dan stop loss Rp845 per helai.
Dan, terakhir Indika Energy (INDY) speculative buy Rp1.350-1.395 dengan proyeksi harga Rp1.465-1.560, dan stop loss Rp1.300 per lembar. Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melejit 61,8 poin alias 0,86 persen menjadi 7.256. Total volume perdagangan 14,3 miliar lembar senilai Rp7,9 triliun. Investor asing mencatat net buy Rp441 miliar. (*)
Related News

OP Pangan Murah Salurkan 2.853 Ton Komoditas Selama Ramadan

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker