Rugi Bengkak 40 Persen, Emiten Gita W (OKAS) Defisit USD16,11 Juta
:
0
Salah satu pembangkit milik perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Ancora Indonesia (OKAS) per 31 Maret 2026 rugi USD780,87 ribu. Drop 40,39 persen dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi laba USD1,31 juta. Menyusul hasil itu, rugi per saham dasar emiten besutan Gita Wirjawan menjadi USD0,003 dari sebelumnya dengan laba USD0,0006.
Penjualan bersih USD36,74 juta, turun tipis dari posisi sama tahun lalu USD36,74 juta. Beban pokok penjualan USD28,84 juta, bengkak dari edisi sama tahun sebelumnya USD26,74 juta. Laba kotor terkumpul USD7,89 juta, mengalami penyusutan dari fase sama 2025 senilai USD9,99 juta.
Beban penjualan USD1,68 juta, bengkak dari USD1,45 juta. Beban umum dan administrasi USD3,48 juta, bertambah dari USD2,97 juta. Beban operasi lain-lain USD421,87 ribu, longsor dari surplus USD709,08 ribu. Laba usaha USD2,29 juta, menukik dari posisi sama tahun lalu USD6,28 juta.
Pendapatan bunga USD17,24 ribu, anjlok dari USD51,88 ribu. Pajak dari pendapatan bunga USD3,45 ribu, berkurang dari USD10,37 ribu. Beban bunga USD481,86 ribu, susut dari USD1,05 juta. Laba periode berjalan USD711,02 ribu, mengalami koreksi secara signifikan dari USD3,79 juta.
Total ekuitas USD56,62 juta, terkoreksi dari akhir tahun lalu USD62,19 juta. Defisit USD16,11 juta, bengkak dari USD15,33 juta. Jumlah liabilitas USD99,78 juta, bengkak dari akhir 2025 senilai USD92,68 juta. Total aset USD156,41 juta, melonjak dari akhir tahun sebelumnya USD154,88 juta. (*)
Related News
Strategi PGE (PGEO), Dorong Peningkatan Produksi Listrik
Setelah J&T Cargo, Argo Pantes Amankan Kontrak Baru Rp48M Omya Group
Transformasi TelkomGroup Tunjukkan Hasil, Lihatlah Kinerja InfraNexia
IKBI Bakal Bagi Dividen Rp54,23 Miliar, Cek Jadwal Cum Date
BUMI Ungkap Perkembangan Terbaru Akusisi Perusahaan Tambang Australia
Pendapatan SOTS Naik Rugi Bersih Susut, Status Saham Masih HSC





