EmitenNews.com - Wahana Interfood Nusantara (COCO) Per 30 Juni 2026 menenggak rugi Rp30,23 miliar. Menciut 63,37 persen dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi rugi Rp82,53 miliar. Menyusul hasil negatif itu, rugi per saham dasar emiten andalan Maruarar Sirait tersebut menjadi Rp8,49 dari sebbelumnya Rp92,75.

Penjualan Rp81,8 miliar, melonjak 11,82 persen dari episode sama tahun lalu sejumlah Rp73,15 miliar. Beban pokok penjualan Rp76,62 miliar, bengkak dari posisi sama tahun sebbelumnya Rp69,54 miliar. Laba kotor terkumpul Rp5,17 miliar, melejit dari fase sama tahun lalu Rp3,6 miliar.

Beban penjualan Rp11,05 miliar, bengkak dari Rp2,43 miliar. Beban penelitian dan pengembangan USD157,4 juta, bertambah dari Rp142,71 juta. Beban umum dan administrasi Rp13,11 miliar, susut dari Rp14,61 miliar. Keuntungan selisih kurs Rp87,69 juta, meroket dari minus Rp41,13 juta.

Penghasilan operasi lain Rp519,84 juta, melsat dari tekor Rp59,13 miliar. Rugi usaha Rp18,54 miliar, menciut dari Rp72,76 miliar. Penghasilan keuangan Rp2,97 miliar, meroket dari Rp1,02 juta. Biaya keuangan Rp14,66 miliar, turun dari Rp15,95 miliar. Rugi bersih periode berjalan Rp30,23 miliar, turun dari Rp82,53 miliar.

Total ekuitas Rp82,21 miliar, melorot dari akhir tahun sebelumnya Rp112,78 miliar. Defisit Rp325,77 miliar, bengkak dari Rp322,54 miliar. Jumlah liabilitas Rp391,29 miliar, menyusut dari akhir 2025 senilai Rp429,48 miliar. Total aset Rp473,51 miliar, melorot dari akhir tahun lalu Rp542,27 miliar. (*)