Rugi BUMN Farmasi Indofarma (INAF) Bengkak 33% Jadi Rp120 M di Semester I
:
0
EmitenNews.com– PT Indofarma Tbk (INAF) menderita rugi bersih sebesar Rp120,34 miliar pada semester I 2023, atau kian dalam 33,3 persen dibanding periode sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp90,715 miliar.
Akibatnya, defisit atau akumulasi kerugian menukik sedalam 19,4 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp736,64 miliar.
Dampak perseroan mengalami defisit modal atau defisiensi modal sedalam Rp33,997 miliar, atau memburuk dibanding akhir tahun 2022 yang masih memiliki ekuitas Rp86,348 miliar.
Jika dirunut, penjualan bersih turun 36,7 persen secara tahunan menjadi Rp363,96 miliar pada akhir Juni 2023.
Pemicunya, penjualan ethical ke pasar dalam negeri amblas 21,5 persen sisa Rp208,54 miliar.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





