EmitenNews.com - Kapuas Prima Coal (ZINC) per 30 Juni 2026 boncos Rp72,39 miliar. Menipis 31,8 persen dari episode sama tahun sebelumnya minus Rp106,15 miliar. Oleh sebab itu, rugi per saham dasar ikut turun menjadi Rp2,87 dari sebelumnya Rp4,20.

Penjualan Rp66,99 miliar dari periode sama tahun lalu nihil. Beban pokok penjualan Rp59,95 miliar, bengkak dari episode sama tahun sebelumnya Rp44,84 miliar. Laba kotor terkumpul Rp7,05 miliar, meroket 115,72 persen dari fase sama tahun sebelumnya senilai minus Rp44,84 miliar.

Beban penjualan Rp746 juta dari sebelumnya nihil. Beban umum dan administrasi Rp38,49 miliar, mengalami pembengkakan dari periode sama tahun lalu Rp18,89 miliar. Jumlah beban usaha Rp39,24 miliar, mengalami lonjakan dari ssebelumnya Rp18,89 miliar. Rugi usaha Rp32,19 m9liar, menciut dari Rp63,73 miliar.

Beban bunga Rp40,2 miliar, susut dari Rp42,59 miliar. Administrasi bank Rp356,08 juta, menciut dari periode sama tahun lalu Rp3,21 miliar. Laba atas penjualan aset tetap Rp1,23 miliar, melonjak signifikan dari Rp34,23 juta. Pendapatan sewa stagnan Rp150 juta. Laba selisih kurs Rp573,43 juta, melejit dari Rp108,88 juta.

Jumlah ekuitas Rp291,28 miliar, mengalami penyusutan dari akhir tahun lalu Rp361,93 miliar. Defisit Rp230,96 miliar, bengkak dari akhir tahun sebelumnya Rp158,57 miliar. Total liabilitas Rp2,01 triliun, naik tipis dari Rp2 triliun. Jumlah aset Rp2,3 triliun, merosot dari akhir 2025 senilai Rp2,36 triliun. (*)