Rugi Susut, Bos Bank Banten (BEKS) Sebut Aset Tumbuh 65,7 Persen di 2021

"Saya optimis, karena perbaikan kinerja ini merupakan hasil penerapan transformasi internal kami yang tahun ini memasuki tahan kedua, dan juga didukung peningkatan trust dari masyarakat terhadap perseroan. Kami telah mendapat dukungan dari para pemimpin di Banten yang memasukkan Perda Ekosistem Ekonomi Banten dalam prolegda. Semoga ini dapat menjadi langkah awal untuk mendorong semua pihak memilih Bank Banten."
"Perbaikan ini sejalan dengan milestone yang kami rencanakan. Tahun 2022 merupakan tahap kedua dari fase perbaikan kinerja perseroan, yaitu fase akselerasi pertumbuhan. Pada tahap ini kami melanjutkan pengembangan layanan digital, dalam rangka integrasi pengembangan teknologi informasi untuk menunjang terlaksananya ekosistem ekonomi keuangan daerah Banten," tutup Agus.
Perbaikan kinerja perseroan sepanjang tahun 2021 serta prospek kinerja tahun 2022 menjadi salah satu laporan pertanggungjawaban manajemen yang akan disampaikan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang direncanakan akan dilaksanakan pasca libur Lebaran pada bulan Mei 2022.
Sebelumnya, perseroan telah mengumumkan rencana pelaksanaan RUPST namun kemudian jadwal disesuaikan menyusul adanya pengumuman cuti bersama Idul Fitri 1443 H oleh pemerintah. Menyesuaikan dengan hal tersebut, pekan ini perseroan akan mengumumkan perubahan tanggal pelaksanaan RUPST.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar