WMUU Right Issue Rp600,47 Miliar, Harga Atas Pasar, dan Rasio 125:58
:
0
Atap pabrik Widodo Makmur Unggas telah memakai panel surya. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Widodo Makmur Unggas (WMUU) akan menerbitkan right issue Rp600,47 miliar. Itu dilakukan dengan melepas 6 miliar saham baru pada harga Rp100. Pengeluaran saham setara 31,69 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh itu, dibalut dengan nilai nominal Rp50.
Penetapan harga pelaksanaan right issue itu, rupanya lebih mahal dari pasar. Berdasar harga penutupan perdagangan saham WMUU edisi 16 April 2026 di level Rp90, harga right issue berarti lebih tinggi 10 poin alias 11,11 persen. Nah, kemungkinan besar investor akan lebih memilih berburu di pasar daripada mengeksekusi saham baru.
Penerbitan saham anyar tersebut dibingkai dengan rasio 125:58. Artinya, setiap pemegang 125 saham lama dengan nama tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 1 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak menebus 58 hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Setiap 1 HMETD berhak membeli 1 saham baru.
Komitmen Pemegang Saham Utama
Berdasar surat pernyataan pada 13 April 2026, pemegang saham utama yaitu Widodo Makmur Perkasa (WMPP) dengan 40,94 persen akan mengeksekusi seluruh hak. WMPP akan melaksanakan hak dengan cara mengonversi hak tagih kepada perseroan. Baik melalui hak dan/atau dengan mekanisme lain diperbolehkan sesuai peraturan perundang-undangan berlaku.
Apabila setelah alokasi masih ada sisa HMETD belum dileksekusi, WMPP sebagai pembeli siaga akan membeli sebagian atau seluruh sisa saham baru maksimal 1.599.183.432 saham via konversi atas sisa hak tagih kepada perseroan. Kalau sisa saham baru kurang dari 1,59 miliar lembar, WMPP akan mengonversi hak tagih sesuai jumlah sisa saham baru tersedia.
Secara garis besar, dana hasil penerbitan saham anyar tersebut sebagai berikut. Sebagian nilai right issue akan dilaksanakan dengan melakukan konversi atas hak tagih Widodo Makmur Perkasa (WMPP) kepada perseroan. Selebihnya, dana hasil right issue setelah dikurangi biaya-biaya untuk modal kerja guna mendukung kegiatan operasional usaha.
Rentetan Jadwal Right Issue
Dengan demikian, jadwal right issue menjadi sebagai berikut. Cum right pasar reguler dan pasar negosiasi pada 19 Juni 2026. Ex right pasar reguler dan pasar negosiasi pada 26 Juni 2026. Cum right pasar tunai pada 1 Juli 2026. Ex right pasar tunai pada 2 Juli 2026. Reording date pada 1 Juli 2026.
Distribusi right pada 2 Juli 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 3 Juli 2026. Perdagangan, periode pembayaran, dan pelaksanaan right pada 3-9 Juli 2026. Periode distribusi hasil right pada 6-10 Juli 2026. Akhir pembayaran pemesanan saham tambahan pada 13 Juli 2026. Penjatahan efek tambahan, dan distribusi saham hasil penjatahan pada 14 Juli 2026. Pengembelian uang pesanan pada 16 Juli 2026. (*)
Related News
Harga Merangkak, Bos BULL Serap 26,7 Juta Lembar Rp11,55 Miliar
PJAA Rinci Jadwal Dividen Rp41,68 Miliar, Kinerja Kuartal I Drop
Laba Melonjak 218 Persen, Saham DADA Auto Pucuk?
LPPF Beber Jadwal Dividen Rp725 Miliar, Yield 12,98 Persen
Dorong Likuiditas Saham! ITSEC Asia (CYBR) Raih Restu Stock Split
Kolaborasi Timah-Perminas Kembangkan Logam Tanah Jarang RI





