Rasio Dividen BTPS Melonjak ke 55 Persen, Berapa Besarannya?
:
0
Potret perhelatan RUPST BTPN Syariah (BTPS) pada Kamis (16/4/2026). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT BTPN Syariah Tbk. (BTPS) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp660 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Thread Stockbit Sekuritas, “Pemegang saham Bank BTPN Syariah (BTPS) pada Kamis (16/4) menyetujui rencana pembagian total dividen tahun buku 2025 sebesar Rp660 M atau setara ~55% dividend payout ratio (vs. 2024: ~25%).”
Keputusan tersebut setara dengan dividen Rp85,7 per saham, yang berasal dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp1,2 triliun. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen (Dividend Payout Ratio) perseroan tercatat sekitar 55 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 25 persen.
Sebagian dari dividen tersebut telah lebih dahulu dibagikan sebagai dividen interim sebesar Rp39,5 per saham pada Desember 2025. Sementara sisanya mengindikasikan dividen final yang akan segera dibagikan yakni, sekitar Rp46,2 per saham.
Mengacu pada harga saham BTPS pada intraday Jumat (17/4/2026) di level Rp1.095 per lembar, dividen final tersebut mencerminkan indikasi yield sebesar 4,22 persen, menjadikan dividen saham ini relatif moderat.
Namun demikian, hingga saat ini perseroan belum mengumumkan jadwal cum date maupun tanggal pembayaran dividen kepada pemegang saham.
Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui pencatatan laba ditahan (retained earnings) sebesar Rp521 miliar untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis ke depan. ***
Related News
SCG Buang 12,85 Miliar Saham TPIA, Siapa yang Tampung?
BLUE Pastikan Bagi Dividen, Total Rp14,21 Miliar
MEDC Segera Bagi-Bagi Dividen Lagi, Catat Jadwal Pentingnya
Dividen PSAB Rp105 per Saham Distribusi 30 Juni, Cek Jadwal Lengkapnya
Dapat Restu, Grup Bakrie (ENRG) Gelar Rights Issue 13,5 Miliar Saham
TUGU Panen Kontribusi Anak Usaha, Laba 2025 Pratama Tembus Rp95 Miliar





