RUPS Gudang Garam (GGRM) Setujui Pembagian Dividen Rp1,5 Triliun
:
0
RUPS PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menetapkan sebagian laba tahun buku 2025 sebesar Rp1,5 triliun sebagai dividen. Dok. Kediripedia.
EmitenNews.com - PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menetapkan sebagian laba tahun buku 2025 sebesar Rp1,5 triliun sebagai dividen. Pembagian laba Rp800 per lembar saham itu, diputuskan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, di Kediri, Jawa Timur.
Manajemen PT Gudang Garam mengungkapkan hal tersebut dalam rilis tertulis dari Kediri, Selasa (23/6/2026).
Rapat menyetujui penetapan penggunaan sebagian laba perseroan untuk tahun buku 2025, yaitu sebesar Rp1.539.270.400.000 sebagai dividen. Dengan begitu besaran dividen yang diterima masing-masing pemegang saham adalah Rp800 per helai.
PT Gudang Garam Tbk mengadakan rapat umum pemegang saham tahunan pada 23 Juni 2026 di salah satu hotel wilayah Kota Kediri.
Pembagian dividen itu diambil dari sebagian laba 2025. Sedangkan laba yang tidak dibagikan akan dimasukkan dalam akun saldo laba dan akan digunakan untuk menambah modal kerja perseroan.
Para peserta rapat juga menyetujui laporan tahunan perseroan mengenai jalannya usaha perseroan selama tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Rapat juga mengesahkan neraca dan perhitungan laba rugi perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan, yang merupakan bagian dari Laporan Tahunan 2025.
Selain itu, rapat juga memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan-tindakan serta pengawasan yang telah mereka jalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Hal itu dilakukan sejauh tindakan-tindakan serta pengawasan dari para anggota Direksi dan Dewan Komisaris telah tercermin dalam Neraca dan Perhitungan Laba Rugi tersebut.
Satu hal lagi, RUPS juga mengangkat Adhi Wibhawa Wonowidjojo, sebagai komisaris perseroan, terhitung sejak penutupan rapat umum pemegang saham dan untuk jangka waktu yang merupakan sisa masa jabatan dari anggota komisaris lainnya yang masih menjabat, yakni sampai penutupan Rapat Umum Pemegang Saham tahun 2030.
Related News
RAJA Bagi Dividen Rp274,17 Miliar, Setuju Stock Split 1:5
Emiten Distribusi Kimia (KKES) Siap Lanjutkan Tren Pertumbuhan Q1-2026
Grup Djarum (DATA) Angkat Hartono Tanuwidjaja Jadi Komisaris
TBLA Ketok Dividen Tunai Rp360 Miliar, Investor Kantongi Segini
SSIA Tebar Dividen Rp23,5 Miliar, Siap Gelar Program MESOP
Blue Bird (BIRD) Bagi Dividen Tunai, Perhatikan Jadwal Cum Dividen





