RUPSLB Angkat Ronny Wilimas Sugiadha Sebagai Dirut ABBA
:
0
Ilustrasi logo Mahaka Media (ABBA). dok. Mahaka
EmitenNews.com - Ronny Wilimas Sugiadha mendapat tugas baru sebagai Direktur Utama PT. Mahaka Media Tbk. (ABBA). Tugas baru sebagai komisaris utama perseroan, dipercayakan kepada Rudy Setia Laksmana.
Keduanya, Ronny, dan Rudy, dalam Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 4 September 2024.
Manajemen ABBA dalam keterangan tertulisnya Jumat (6/9/2024) menuturkan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham Telah memenuhi kuorum.
Rapat dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2.135.335.831 saham atau 54,25% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.
RUPSLB agenda I Memberhentikan dengan hormat Mahendra Agakhan T selaku Komisaris Utama, Rudy Setia Laksmana serta Angkie Yudistia masing-masing sebagai Komisaris dan Komisaris Independen.
Selanjutnya RUPSLB menyetujui dan mengangkat Rudy Setia Laksmana sebagai Komisaris Utama Perseroan.
Rapat juga memberhentikan dengan hormat Tubagus Farash Akbar F dan Ishak Reza selaku Direktur Utama dan Direktur ABBA yang berlaku efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat ini, disertai ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.
RUPSLB juga Menyetujui dan mengangkat Ronny Wilimas Sugiadha sebagai Direktur Utama Perseroan dan Muhammad Fadri Attamimi sebagai Direktur Perseroan.
Pengangkatan mereka berlaku efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan pada tahun 2029.
Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan dan Direksi Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini :
Related News
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen
Jadi Top Losers, Saham Grup Prajogo dan Emiten Big Caps Kompak Ambruk
JAST Dukung Penguatan Layanan 112, Kunci Kolaborasi Indonesia-Korsel
Indeks LQ45 Terperosok, Efek Rebalancing MSCI?





