RUPSLB Restui Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Rombak Jajaran Manajemen
:
0
EmitenNews.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPS -LB) PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) menyetujui pengangkatan pengurus baru perseroan, sejalan dengan upaya menciptakan peluang pertumbuhan melalui proyek pengembangan pelabuhan terminal khusus dan fasilitas produksi maupun transportasi di Pabrik Tuban, Jawa Timur.
"PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) hari ini melaksanakan RUPS -LB di Jakarta, dengan keputusan menunjuk pengurus perseroan yang baru," demikian disebutkan dalam keterangan resmi SMCB terkait hasil RUPS -LB di Jakarta, Jumat (18/2).
Pada rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Aulia Mulki Oemar sebagai Komisaris Utama, Herudi Kandau Nugroho sebagai Komisaris, Lilik Unggul Raharjo sebagai Direktur Utama, Soni Asrul Sani sebagai Direktur dan Ony Suprihartono sebagai Direktur.
Saat pelaksanaan RUPS -LB, manajemen SMCB menyampaikan bahwa perseroan mengawali tahun ini dengan menciptakan peluang pertumbuhan melalui proyek pengembangan pelabuhan terminal khusus dan fasilitas produksi dan transportasi di pabrik Tuban.
Bersama dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan Taiheiyo Cement Corporation (TCC), SMCB mengaku akan memperkuat sinergi dan meningkatkan daya saing melalui berbagai inisiatif untuk mencapai operasional yang efisien dan modern, serta menghadirkan solusi-solusi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Berdasarkan hasil RUPS -LB SMCB hari ini, maka susunan pengurus perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Aulia Mulki Oemar
Komisaris: Yoshifumi Taura
Komisaris: Herudi Kandau Nugroho
Related News
ITSEC Asia (CYBR) Fokus Ekspansi AI dan Cyber Security di 2026
Ada Gabriel Rey dan Andry Hakim Standby Buyer Right Issue CBRE
DSSA Satu-Satunya Saham HSC RI di FTSE, Bakal Bertahan atau Terdepak?
RUPST Ultra Voucher (UVCR) Restui Dividen, ESOP dan MSOP
JSMR Bagi Dividen Rp1,13 Triliun, Yield 5,22 Persen, Cum Date 2 Juni
RATU Dapat Restu Akuisisi SMS, Pemilik 20 Persen PI Madura Strait PSC





