Sah! ZYRX Menangkan Tender Pengadaan Laptop PDN Untuk LKPP Rp900 M
:
0
EmitenNews.com—PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) menjadi pemenang tender pengadaan laptop produk dalam negeri (PDN) dengan nilai Rp6,3 triliun. Terkait hal tersebut Zyrex menandatangani kontrak payung dengan Lembaga Pengadaan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada akhir Juli 2022 lalu.
Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut sikap pemerintah mendorong penggunaan produk dalam negeri sekaligus dukungan pemerintah kepada industri TIK dalam negeri. Konsolidasi pengadaan laptop nasional ini punya pagu senilai Rp6,3 triliun.
"Zyrex sangat siap untuk memenuhi kebutuhan laptop di seluruh Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia," kata Dirut ZYRX, Timothy Siddik dalam penjelasan persnya.
Menurut Timothy, sebelumnya perseroan juga telah memenuhi program pengadaan produk dalam negeri yang diadakan pemerintah di tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2021, ZYRX telah berkontribusi melalui produk Chromebook untuk proyek pengadaan nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Manajemen ZYRX, lebih jauh menjelaskan, di tahun 2022 perseroan siap menghadirkan perangkat TIK dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pemerintah. Dari nilai pagu tersebut, secara konservatif ZYRX akan dapat berkontribusi untuk kebutuhan laptop nasional senilai sekitar Rp900 miliar.
"Berkaca pada pengadaan tahun-tahun sebelumnya, di pengadaan laptop produk dalam negeri kali ini, Zyrex siap untuk melakukan delivery pada kuartal 3 dan kuartal 4 di tahun 2022 ini, sesuai dengan nilai yang telah disebutkan sebelumnya," ungkap Joshua Aldio selaku Investor Relations dari Zyrex.
Hal ini merupakan dampak positif secara keseluruhan baik bagi Zyrex sendiri, mitra-mitra, juga termasuk UMKM yang ada di dalam supply chain dalam proyek pengadaan ini. Selain itu dengan meningkatnya jumlah produksi, penyerapan tenaga kerja lokal juga turut meningkat.Sehingga menjadi dampak positif bagi penyerapan tenaga kerja.
Related News
Usai Jual Aset Rp65M, Lancartama Sejati (TAMA) Ungkap Diakuisisi DBS
WSKT Catat Kontrak Baru Rp3,1 Triliun, Kebut Bandara Timor Leste
RATU Bagi Dividen Rp122,17 Miliar, 46 Persen Laba 2025
Aktor hingga Keponakan Luhut Kompak Mundur usai RAAM Merugi Rp34M
TAMA Minta Restu Pemegang Saham untuk Jual Aset Premium di Jaksel
RAAM Puasa Dividen Usai Merugi, Siapkan Rights Issue 1,36 Miliar Saham





