Saham Emiten Grup Jhonlin Kompak Menguat, JARR Memimpin
:
0
Suasana pabrik sawit PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR). Foto: Jhonlin Agro Raya (JARR
EmitenNews.com - Sejumlah saham emiten yang terafiliasi Grup Jhonlin terpantau kompak menguat pada perdagangan Senin (15/6/2026).
Berdasarkan data RTI Business, tiga emiten kelompok usaha ini, yaitu PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) kompak parkir di zona hijau.
Emiten perkebunan kelapa sawit, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), menjadi motor utama penguatan dengan melesat 17,08 persen atau naik 275 poin ke level Rp1.885.
Sepanjang perdagangan, saham JARR bergerak agresif di rentang Rp1.660 hingga Rp1.975 dengan volume perdagangan mencapai 4,85 juta lembar saham dan nilai transaksi sebesar Rp8,98 miliar.
Menyusul di posisi berikutnya, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) juga mencatat kenaikan sebesar 5,90 persen atau bertambah 450 poin ke level Rp8.075.
PGUN sempat menyentuh level tertinggi harian di Rp8.200 dengan nilai market cap yang kini menembus Rp46,33 triliun.
Sementara itu, emiten penyedia infrastruktur logistik batubara terintegrasi, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), melengkapi pesta zona hijau Grup Jhonlin dengan naik 3,35 persen atau nauk 35 poin ke level Rp1.080.
TEBE mencatatkan volume perdagangan sebesar 2,47 juta saham dengan nilai perputaran uang mencapai Rp2,68 miliar.
IHSG Lanjutkan Reli Penguatan
IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan berhasil melanjutkan reli pada perdagangan Senin (15/6), melanjutkan tren penguatan usai ditutup menguat pada Jumat lalu (12/6).
IHSG menguat 247,31 poin atau 4,12% ke level 6.254,96. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di kisaran 6.118,07 hingga 6.345,31.
Related News
Repower Asia (REAL) Berbalik dari Rugi Menjadi Laba pada Juni 2026
Laba CINT Melenting 384 Persen Semester I 2026
Pendapatan Moncer, Laba Emiten Prajogo (BRPT) Drop 64,71 Persen
Paruh I 2026, Bisnis Tol META Menguat Signifikan
Emiten Distributor Alat Kesehatan ini Raup Laba Rp221M di Q2-2026
Kinerja Apik, INPP Tabulasi Laba Rp141,98 Miliar





