Tahun 2022 memang penuh dengan ketidakpastian di kalangan investor, namun nyatanya saham perbankan konvensional masih tetap menjadi penopang IHSG sepanjang tahun 2022, tidak lepas oleh sumbangan besar BYAN sebagai primadona baru saham batu bara. Sejauh ini emiten-emiten “old economy” tetap menunjukkan keperkasaannya dan masih sangat dapat diandalkan, dibanding dengan para pemain “new economy” yang sempat digadang-gadang seolah harapan masa depan tapi nyatanya tidak sesuai harapan, zonk, memakai istilah gaul anak-anak muda zaman sekarang.
Related News
Perkembangan Terbaru si Saham Rp1
Saham di Bawah Gocap, Masih Mantap atau Bikin Engap?
Pupuk Indonesia Siap Gelontorkan 9,8 Juta Ton Pupuk Subsidi di 2026
Dana Darurat Untuk 3 Provinsi Bencana Sementara Terkucur Rp268 Miliar
Cadangan BBM dan LPG di Atas Standar Minimum Nasional
IHSG Tutup 2025 di Zona Hijau, Catat 24 Kali ATH Sepanjang Tahun





