Saham SK Hynix Anjlok, Reli AI Global Terancam Ambruk
:
0
American Depositary Receipt (ADR) SK Hynix anjlok hampir 10% pada hari perdagangan kedua mereka, hampir menghapus semua keuntungan hari pertama.(Foto: Dok)
EmitenNews.com - Gelembung valuasi yang dipicu oleh booming chip AI sedang mengalami uji stres baru. American Depositary Receipt (ADR) SK Hynix anjlok hampir 10% pada hari perdagangan kedua mereka, hampir menghapus semua keuntungan hari pertama dan secara tajam meningkatkan keraguan investor global tentang keberlanjutan reli AI.
American Depositary Receipt (ADR) SK Hynix anjlok 9,3 persen pada perdagangan Senin hingga mendekati harga penawaran 149 USD, yang memicu kepanikan pasar global mengenai keberlanjutan reli teknologi kecerdasan buatan (AI).
Penurunan tajam di bursa Amerika Serikat tersebut melengkapi kejatuhan saham SK Hynix di Korea Selatan sebesar 15 persen. Ini menjadi kontraksi satu hari tercuram dalam sejarah perusahaan dan menyeret indeks Kospi turun 9 persen hingga memicu penghentian perdagangan sementara. Sentimen negatif ini menjalar ke raksasa semikonduktor lain seperti Micron Technology, SanDisk, dan Western Digital yang masing-masing merosot lebih dari 4 persen.
Dilansir Biggo Finance aksi jual massal dipicu oleh laporan analis Korea Investment and Securities (KIS), Minsook Chae. Ia memperkirakan laba operasi kuartalan SK Hynix meleset 8 persen di bawah konsensus akibat tingginya ketergantungan pada memori bandwidth tinggi (HBM) yang harganya dibatasi kontrak jangka panjang. Kendati demikian, Chae menilai perlambatan harga bukan sinyal negatif, melainkan pergeseran industri ke perjanjian jangka panjang.
Penerbitan ADR SK Hynix sebenarnya sukses meraup 26,5 miliar USD dengan kelebihan permintaan hingga tujuh kali lipat. Namun, pasar segera merespons dengan aksi ambil untung begitu pencatatan resmi dilakukan.
Penerbitan ADR sukses, tetapi sebagian besar kabar baik sudah tercermin dalam harga. Pelemahan ini mencerminkan reaksi jual fakta klasik dan aksi ambil untung, kata Mitra Pengelola Petra Capital Management, Chan H Lee.
Di sisi lain, analis Mirae Asset Securities, Kim Seok-hwan, menyebut tekanan muncul karena ekspektasi pasar terlalu tinggi terhadap hasil kuartal kedua. Sementara itu, analis MRM Research, Nico Rosti, menilai saham SK Hynix sudah sangat jenuh jual dan penurunan ini dapat menjadi peluang beli jika pasar Korea Selatan pulih.
Media Yonhap Infomax melaporkan SK Hynix tengah mengkaji pembelian obligasi pemerintah Korea Selatan. Sebelumnya, korporasi ini berencana memulangkan dana hasil ADR untuk investasi fasilitas manufaktur chip memori di negara asalnya.
Bagi Indonesia, guncangan industri chip global ini menjadi alarm penting. Sebagai negara yang sedang mendorong transformasi digital dan menarik investasi pusat data berbasis AI, stabilitas pasokan dan valuasi komponen global seperti produksi SK Hynix sangat memengaruhi biaya infrastruktur teknologi di dalam negeri.(*)
Related News
Hype Berakhir, Saham SpaceX Ambles di Bawah Harga Perdana
Samuel Sekuritas Reposisi Portofolio Repo di Dua Saham Ini
IHSG Menguat, Serap BBTN, BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI
Dampak S&P, IHSG Siap Jebol 6.120
IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Cermati Level Support dan Resistance
Tunda Bayar Sukuk, Rating PT Pos Indonesia Berpotensi Turun?





