Satria Antaran (SAPX) Kantongi Restu Right Issue 2,496 Miliar Saham
EmitenNews.com - Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa PT Satria Antaran Prima Tbk.(SAPX) yang digelar pada 21 Agustus 2023 menyetujui Penambahan Modal dengan Hak memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue sebanyak 2.496.666.700 lembar saham.
Denny Parhan Corporate Secretary SAPX dalam keterangan tertulisnya Senin (21/8) menyampaikan bahwa seluruh dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan seluruhnya untuk rencana pengembangan usaha Perseroan berupa modal kerja.
RUPSLB juga memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan dalam rangka rights issue, tulis Denny.
Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya bakal terdilusi atas kepemilikan sahamnya sebesar maksimum 74,97 persen.
SAPX menilai, aksi right issue ini akan memperoleh tambahan modal baru yang akan memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kas untuk mendukung rencana pengembangan usaha Perseroan di masa yang akan datang, sehingga dalam jangka panjang diharapkan dapat berdampak signifikan pada profitabilitas, arus kas, perbaikan layanan, percepatan pertumbuhan pendapatan, pangsa pasar, keberlangsungan usaha, dan tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh Perseroan kepada pemegang saham.
Selain itu, aksi ini meningkatkan jumlah saham yang beredar di masyarakat yang tercatat di pasar modal dalam negeri, sehingga dengan adanya penambahan modal dengan memberikan HMETD ini diharapkan akan dapat meningkatkan kapitalisasi pasar dan likuiditas saham, yang pada akhirnya diharapkan akan dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Related News
BPTR Diguyur Kredit Jumbo Hampir Rp700M, Ini Rencana Penggunaannya
Nol Utang, Marjin Laba 48 Persen: DMAS Pamer Fundamental Super Sehat
Provident Investasi Pastikan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi I 2023
Sukses Dalam Berinovasi Bank Raya Raih Penghargaan di Digital Day 2026
Grup Djarum (BELI) Geber MESOP 1,50 Miliar Saham, Harga Tebus Rp430
Laba 2025 Menciut, Emiten Nikel Ifishdeco (IFSH) Beber Pendapatan Rp1T





