Sehatkan Keuangan, WSKT Divestasi Ruas Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang
EmitenNews.com- Anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT Waskita Tollroad resmi melepas kepemilikan saham pada jalan tol Kanci - Pejagan dan Pejagan - Pemalang. Divestasi dilakukan perusahaan kepada PT Indonesia Investment Authority (INA).
Direktur Utama WSKT, Destiawan Soewardjono mengatakan bahwa aksi korporasi ini dilakukan sebagai upaya nyata manajemen untuk memperbaiki dan menyehatkan kembali perusahaan. Beban keuangan WSKT saat ini dinilai cukup berat dan masih banyaknya proyek yang harus dikerjakan dengan dana yang tidak sedikit.
"Dengan selesainya transaksi ini kami harap bisa membantu Waskita Grup untuk menyelesaikan dan menyehatkan kondisi keuangan," papar Destiawan, Selasa (6/9).
Jalan Tol ruas Kanci-Pejagan memiliki panjang 35 km dan Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 km. Kedua ruas tol tersebut telah beroperasi penuh dan menjadi salah satu ruas utama menuju Jawa Tengah.
Destiawan mengakui ruas tol ini selama ini memberikan pendapatan yang besar bagi Waskita Grup. Lalu lintas harian rata-rata (LHR) saat ini sekitar 60.000 kendaraan, dan diproyeksikan takan meningkat menjadi 110 ribu kendaraan pada 2030.
"Tol ini adalah backbone Trans Jawa dan sangat baik bagi pendapatan Waskita, tetapi dengan kondisi yang ada dan bisnis Waskita maka ruas tol ini juga baik bagi investor," ujarnya.
Ketua Dewan Direktur INA, Ridha D. M. Wirakusumah, menyambut baik kerjasama antara INA dengan Waskita Grup dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dalam transaksi ini INA mengakui telah menggandeng investor global dari Amerika, Eropa dan Timur Tengah.
"Transaksi ini mudah - mudahan bisa memperbaiki kemakmuran bagi generasi mendatang melalui partisipasi aktif dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia," katanya.
Related News
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen





