Seluruh Indeks Kelompok Pengeluaran Alami Kenaikan Harga di Oktober 2023
EmitenNews.com - Pada Oktober 2023 terjadi inflasi year on year (yoy) sebesar 2,56 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,64. Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 5,43 persen dengan IHK sebesar 120,87 dan terendah terjadi di Jayapura sebesar 1,43 persen dengan IHK sebesar 112,88.
Badan Pusat Statistik (BPS) menengarai inflasi yoy terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran.
Kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami kenaikan sebesar 5,41 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,85 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 1,16 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,89 persen; kelompok kesehatan sebesar 2,04 persen; kelompok transportasi sebesar 1,20 persen.
Kemudian kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,11 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 1,50 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,99 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,21 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,67 persen.
Tingkat inflasi month to month (mtm) Oktober 2023 sebesar 0,17 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) Oktober 2023 sebesar 1,80 persen.
Tingkat inflasi y-on-y komponen inti Oktober 2023 sebesar 1,91 persen, inflasi m-to-m sebesar 0,08 persen, dan inflasi y-to-d sebesar 1,54 persen.(*)
Related News
APBN Januari Solid, Pendapatan Tumbuh 9,5 Persen, Belanja 25,7 Persen
Trump Ancam Negara Yang Teken ART Tak Main-Main Meski MA Sudah Anulir
Pasokan Aman, Harga Daging, Ayam dan Telur Stabil
Harga Emas Antam Naik Lagi Rp40.000 Per Gram
Stabilkan Harga, Kementan Kembali Guyur 1,7 Ton Cabai Rawit Merah
Realisasi Pembiayaan APBN Hingga Januari 15 Persen Dari Target





