Serok 179,3 Juta Lembar, Mantan Bos BNBR Jadi Pengendali Protech Mitra Perkasa (OASA)
:
0
EmitenNews.com - Gafur Sulistyo Umar menjadi pemegang saham mayoritas Protech Mitra Perkasa (AOSA). Itu setelah bekas bos Bakrie & Brothers (BNBR) tersebut memborong saham Protech senilai Rp20,08 miliar.
Transaksi pada 3 Desember 2021 itu, dengan memboyong 179,3 juta lembar pada harga pelaksanaan Rp112 per lembar. Menyusul transaksi itu, Gafur mengempit saham Protech sebanyak 268,95 juta lembar atau 75 persen. Melesat 50 persen dari sebelumnya 89,65 juta lembar atau 25 persen.
Tujuan transaksi untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung. ”Bertujuan untuk kepentingan investasi,” tutur Nicholas Santoso, Manager Protech Mitra Perkasa, seperti dilansir Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/12).
Saat bersamaan, Indovest Central melepas seluruh saham Protech. Ya, sebagai pengendali lain, Indovest mendivestasi 166.175.150 atau 166,17 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp112 per saham.
Menyusul divestasi itu, Indovest Central meraup dana taktis Rp18,61 miliar. Sebagai ganjarannya, kini Indovest Central tidak mempunyai koleksi sehelai saham Protech. Persentase 46,33 persen lenyap seketika.
Selanjutnya, Anton Santoso juga melakukan hal serupa. Sebagai komisaris Protech, Anton menjual 13.124.900 atau 13,12 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp112 per lembar. Dengan transaksi pelepasan saham setara 3,66 persen itu, Anton menyerok dana Rp1,46 miliar. (*)
Related News
INPS Buka Suara ke BEI Soal Ekuitas Negatif, Siapkan Rencana Ini
Sempat Tertunda, Waskita (WSKT) Akhirnya Lunasi Obligasi Rp722 M
Aset CSIS Tebal, Dividen Cair, dan Saham Terbang 27 Persen
Obligasi Chandra Asri (TPIA) Rp361,48 M Lunas, Pefindo Tarik Peringkat
TAMU Restrukturisasi Utang, Saham Lanjut ARA?
Perusahaan Afiliasi Grup Sinarmas Jadi Pengendali Baru KETR





