EmitenNews.com - PT Cilacap Samudera Fishing Industri Tbk (ASHA) tengah membidik ekspansi pasar eskpor baru guna mendorong pertumbuhan bisnis di 2026. Salah satu yang mencuat, ASHA tengah menjajaki pasar ekspor baru di kawasan Afrika dan Asia.

Di samping itu, perseroan juga terus mengoptimalkan pengembangan produk siap saji sebagai lini bisnis potensial di masa mendatang dengan merek Willie’s.

Direktur Utama ASHA, William Sutioso mengatakan, perseroan saat ini fokus memperluas jangkauan pasar internasional di luar basis pelanggan yang telah dimiliki. Hingga saat ini, ASHA telah melayani sekitar 40 pelanggan di berbagai negara.

Salah satu peluang yang tengah dijajaki adalah kerja sama dengan negara di kawasan Afrika. Pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan dan komunikasi dengan otoritas yang membidangi sektor perikanan dan sumber daya mineral di negara tersebut.

Selain Afrika, ASHA juga sedang mengevaluasi peluang kerja sama dengan mitra potensial di China dan India. Namun, seluruh penjajakan tersebut masih berada dalam tahap penyusunan kerangka kerja sama dan penyelesaian aspek administratif.

“Namun demikian, seluruh peluang tersebut masih dalam tahap pembahasan dan evaluasi sehingga belum dapat dipastikan kontribusi maupun realisasinya,” ujar William dalam keterbukaan informasi (17/6).

Sementara untuk strategi di pasar domestik, perseroan masih melakukan uji pasar atau market testing guna memperoleh masukan terkait preferensi konsumen atas produk yang tengah dimatangkan proses riset dan pengembangannya.

“Hasil dari proses tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi pemasaran dan distribusi pada saat produk resmi diluncurkan. Perseroan menargetkan peluncuran produk Ready to Eat (RTE) Willie's dalam waktu dekat setelah seluruh tahapan pengembangan dan pengujian pasar selesai dilaksanakan,” tambah William.

Adapun pada perdagangan intraday Kamis (18/6), saham ASHA terkoreksi 1,69 persen atau turun 1 poin ke level Rp58.