EmitenNews.com - Bank Syariah Indonesia alias BSI (BRIS) bakal menacer dividen Rp426,01 miliar. Alokasi itu setara 10 persen dari laba bersih tahun buku 2022 sejumlah Rp4,26 triliun. So, pemegang saham akan menerima jatah dividen tunai senilai Rp9,23531 per eksemplar. 


Sejumlah 70 persen dari laba bersih atau sekitar Rp2,98 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan. Lalu, 20 persen dari laba bersih alias setara Rp852,03 miliar disisihkan sebagai dana cadangan. Keputusan itu, telah dipatenkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada Senin, 22 Mei 2023 pukul 14.45-16.13 WIBI.


Jadwal pembagian dividen BSI sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 30 Mei 2023. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 31 Mei 2023. Cum dividen pasar tunai pada 5 Juni 2023. Ex dividen pasar tunai pada 6 Juni 2023. Pembayaran dividen tunai akan dilakukan pada 23 Juni 2023.


Daftar pemegang saham yang berhak dividen tunai alias recording date pada 5 Juni 2023 pukul 16.30 WIB. Pembagian dividen itu, dilatari laporan keuangan per 31 Desember 2022. Di mana, sepanjang periode itu, BSI meraup laba bersih Rp4,26 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp2,98 triliun. Total ekuitas Rp33,50 triliun. (*)