EmitenNews.com - Chandra Asri Petrochemical (TPIA) akan menggulirkan dividen tahun buku 2022 sebesar USD30 juta. Alokasi itu setara 20 persen dari tabulasi laba bersih edisi 2021 senilai USD152,12 juta. Jadi, pemegang saham akan menerima suntikan dividen USD0,000346775 alias Rp5,13574 per lembar.
Lalu, senilai USD3 juta atau 2 persen dari laba bersih untuk dana cadangan. Kemudian, sekitar USD76 juta alias 50 persen dari laba bersih edisi 2021 dihitung sebagai dividen tunai kepada pemegang saham, dan akan diperhitungkan dengan dividen interim senilai USD65 juta yang telah dibayarkan pada 16 Juli 2021.
Dengan begitu, Sisa pembayaran dividen tunai akan menjadi USD11 juta atau sekitar USD0,000508603 dibayarkan kepada pemegang saham dengan nama tercatat sebagai pemegang saham pada 28 April 2022 pukul 16.00 WIB. Seterusnya, sisa USD43,12 juta atau 28 persen dari laba bersih 2021 untuk biaya kegiatan usaha perseroan.
Keputusan itu, telah ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada Rabu, 17 Mei 2023. Jadwal pembagian dividen Chandra Asri sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 26 Mei 2023. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 29 Mei 2023. Cum dividen pasar tunai pada 30 Mei 2023. Ex dividen pasar tunai pada 31 Mei 2023.
Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen alias recording date pada 30 Mei 2023 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 21 Juni 2023. Pembayaran dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2022 dengan laba bersih USD152,12 juta. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi USD43,12 juta. Total ekuitas USD2,92 miliar. (*)
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024