Sinergi BNI dan Sumitomo Life Topang Peringkat BNI Life
:
0
Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan peringkat kekuatan keuangan idAA+ dengan prospek stabil untuk PT BNI Life Insurance (BNI Life). (Foto: Liputan6).
EmitenNews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan peringkat kekuatan keuangan idAA+ dengan prospek stabil untuk PT BNI Life Insurance (BNI Life). Pemeringkatan ini mencerminkan posisi BNI Life sebagai anak perusahaan yang memiliki peran strategis penting bagi para pemegang sahamnya, yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan Sumitomo Life Insurance Company.
Sinergi bisnis yang kuat dengan BNI sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia, tingkat permodalan yang sangat kuat, serta likuiditas yang sangat kuat menjadi faktor utama penopang peringkat tersebut.
Kendati demikian, PEFINDO mencatat bahwa peringkat BNI Life masih dibatasi oleh kinerja operasional perusahaan yang tergolong cukup serta adanya eksposur terhadap volatilitas yang terjadi di pasar modal.
Berdasarkan laporan publikasi PEFINDO peringkat BNI Life dapat dinaikkan jika perusahaan berhasil mempertahankan peningkatan yang signifikan dalam pangsa pasar captive dan non-captive.
Peningkatan ini harus diikuti perbaikan profil keuangan yang berkelanjutan serta bukti dukungan yang lebih besar dari pemegang saham. Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan apabila dukungan dari perusahaan induk melemah, seperti ditunjukkan melalui penurunan porsi kepemilikan saham secara signifikan atau pelemahan substansial pada profil bisnis maupun keuangan.
PEFINDO juga memantau secara cermat implementasi standar akuntansi PSAK 117 yang mengadopsi IFRS 17 dan mulai berlaku efektif sejak 1 Januari 2025 untuk menggantikan PSAK 104 bagi perusahaan asuransi di Indonesia. Standar baru ini memperkenalkan pendekatan nilai pemenuhan kini dan mengharuskan pengakuan segera atas kerugian pada kontrak bersifat onerous.
Dalam ikhtisar keuangan, PEFINDO tetap memakai PSAK 104 secara parsial guna menjaga konsistensi dan keterbandingan antarperiode pemeringkatan, sembari mengevaluasi hasil audit tahun 2025 dari perusahaan yang diperingkat.
Guna mendukung penetrasi industri asuransi nasional, BNI Life menyediakan beragam produk asuransi jiwa dan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Perusahaan menjalankan operasional melalui kantor pusat di Jakarta, 14 kantor pemasaran, serta 1.697 jaringan BNI di berbagai kota besar di Indonesia dengan sokongan 589 karyawan. Kepemilikan saham BNI Life saat ini dikuasai oleh BNI sebesar 60,0 persen dan Sumitomo Life Insurance Company sebesar 40,0 persen.(*)
Related News
Rugi Menipis, Defisit ZINC Makin Tebal Semester I
Private Placement Rp4,35 Triliun Beres, UNSP Alami Rugi 1.736 Persen
Dua Emiten Cum Dividen Hari Ini (10/8), Apa Saja?
Sempat Kejutkan Pasar, Paruh I PRDL Boncos 266,47 Persen
Emiten Kawasan Industri, Sinarmas Superior, Epic Comeback Grup Djarum
Saham Pemerintah Norwegia di Emiten Hapsoro (RAJA) Naik, Ini Angkanya





