Sinergi Manfaatkan Layanan Jasa, Telefast (TFAS) Resmi Gandeng PT Pos Indonesia
:
0
EmitenNews.com – PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pemanfaatan layanan jasa dan potensi bersama untuk menciptakan sinergi yang saling menguntungkan dengan PT Pos Indonesia (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang layanan pos dan giro yang memiliki lebih dari 24.000 jaringan agen pos.
Ruang lingkup yang disepakati dalam MoU ini meliputi; kerja sama pengelolaan distribusi kiriman, penyediaan akses informasi tarif layanan pengiriman, pengelolaan warehouse fulfilment, optimalisasi jaringan aset dan penambahan titik point layanan, penyediaan armada motor listrik, endorsement dan branding produk, penyediaan layanan customer experience, penyediaan infrastruktur dan advertising, serta kerja sama lainnya.
Jody Hedrian, Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Telefast Indonesia, mengatakan “Sebuah kehormatan bagi kami dapat menjalin kerja sama strategis bersama salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kebanggaan negeri yaitu PT Pos Indonesia. Sinergi ini tentunya akan memberikan nilai tambah yang positif bagi masing-masing pihak. Selain itu, mempertimbangkan konsensus yang menunjukkan pemulihan moderat pada tahun 2022 mendatang, kami optimis dengan hati-hati bahwa bisnis akan semakin maju dan melanjutkan ketahanan yang telah ditunjukkan selama beberapa tahun terakhir.”
Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Utama PT Pos Indonesia, mengatakan “Kerja sama PT Pos Indonesia dan TFAS ini sejalan dengan transformasi bisnis dan produk yang ada di perusahaan, di mana PT Pos Indonesia terus-menerus melakukan perubahan dan pengembangan teknologi informasi. Kerjasama ini bertujuan untuk turut serta melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, dan di bidang pelayanan jasa pos dan giro bagi masyarakat pada khususnya.”
Sebelumnya, pada kuartal III 2021 Telefast Indonesia mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 0,9% YoY menjadi Rp489,9 miliar, didukung oleh ketahanan segmen produk dan layanan digital di tengah kelemahan kondisi makro yang berkelanjutan. Selain itu, TFAS mengalami peningkatan dalam pengelolaan modal kerja pada 9 bulan pertama tahun 2021, yang dibuktikan dengan arus kas operasional yang meningkat secara signifikan dari Rp5,6 miliar arus keluar pada September 2020 menjadi Rp20,5 miliar arus masuk September 2021.
Related News
Pakai Jet Garuda Kembali Buka Penerbangan Komersial di Bandara Bandung
Timeline 3 Proyek Smelter Vale (INCO) Mundur, Ada Eksplor Tambang Baru
Santer Rumor! Saham BYAN ARA–Market Cap Salip Emiten Prajogo (BREN)
Top 3 Emiten Rumah Sakit Konglo, Juaranya SILO, MIKA, atau HEAL?
Top 10 Sell Foreign Sepekan, TPIA Milik Prajogo Paling Banyak Dilepas!
Top 10 Buy Foreign Sepekan, DSSA & Big Banks Banyak Diakumulasi Asing!





