Sinergi Telkomsel dan GOTO Sasar 114 Juta Pasar Game Mobile di Indonesia
:
0
EmitenNews.com – PT Telkomsel dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjangkau sedikitnya 114 juta gamer mobile Indonesia melalui Majamojo. Inisiatif melalui inovasi ini merupakan buah kolaborasi dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai pelaku utama industri game mobile di Indonesia dan Asia Tenggara.
Majamojo yang dibentuk sejak Januari 2022 merupakan perusahaan patungan (Joint Venture/JV) Telkomsel melalui INDICO dan GOTO melalui PT Aplikasi Multimedia Anak Bangsa (AMAB). Sejak berdiri, peran strategis perusahaan baru ini langsung diarahkan untuk merambah dan memimpin pasar game yang terus berkembang yang sejauh ini masih didominasi produsen game asing seiring tingginya angka pengguna ponsel pintar secara nasional.
”Majamojo sangat strategis dalam membuka jalan bagi industri game Indonesia menang di pasar sendiri. Saat ini, belum ada publisher game di Indonesia yang berfokus pada game lokal, dan ini opportunity yang besar,” ucap Presiden Asosiasi Games Indonesia (AGI) Cipto Adiguna, Senin (11/07).
Pada tahun 2021, merujuk data Limelight Networks tercatat 1 dari 2 orang Indonesia merupakan gamer mobile dengan pangsa pasar mencapai 114 juta orang sebagai gamer mobile di negara ini. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia sebagai pemilik gamer mobile terbesar di Asia Tenggara. Pasar gaming di Indonesia tercatat menempati 16 terbesar di dunia dengan penjualan gaming mencapai USD 1,92 miliar pada 2021.
Pada tahun 2022, jumlah pengguna sekaligus pendapatan dari game mobile Indonesia diproyeksi terus bertambah. Terlebih, sebagai negara berpenduduk terbesar ke-4 di dunia, 79 persen penduduk Indonesia masuk kategori sebagai gamer.
Related News
Free Float TPIA Tembus 25 Persen, Analis: Big Money Berpeluang Masuk
Grup Lotte (FPNI) Kaji Free Float 15 Persen, Delisting atau Lanjut?
INACO (JELI) Siap IPO, Lepas 25,9 Persen Saham ke Publik Rp900-Rp1.120
Resmi! LAJU Ketok Dividen dan Tetapkan Manajemen Baru
Saham Prajogo Makin Jago, CUAN Hingga BREN Menguat
Raup Laba Rp58M, AMAN Pilih Perkuat Ekspansi dan Absen Dividen





