Smartfren Telecom (FREN) Caplok 10 Persen Saham Pemilik Aplikasi digital KUPU

EmitenNews.com - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) melalui anak perusahaan Perseroan yaitu PT SF Digital Terdepan (SFDT), melakukan penyertaan saham dalam Dalligent Solutions Pte., Ltd (DSPL).
James Wewengkang Sekretaris Perusahaan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mengemukakan, pada tanggal 29 Juli 2022, Share Subscription Agreement telah ditandatangani bersama-sama oleh DSPL, SFDT, Golden Multimedia Holdings Pte. Ltd (GMH) dan Gensonic Holdings Pte. Ltd., (GH) yang menyetujui penerbitan sebanyak 4.759.150 lembar saham baru dalam DSPL atau setara dengan 10% kepemilikan saham dalam DSPL yang akan diambil bagian seluruhnya oleh SFDT dengan nilai penyertaan sebesar USD 5 juta.
"Investasi Perseroan pada DSPL diharapkan dapat memberikan sumber pendapatan baru di luar pendapatan utama Perseroan di masa datang, dan membuka peluang kolaborasi dan kerjasama antara kedua perusahaan dalam pengembangan bisnis selanjutnya secara berkesinambungan." tulis James FREN dalam keterbukaan informasi BEI
Patut diketahui, transaksi ini masuk dalam kategori transaksi yang bukan merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020 karena nilai Transaksi tidak lebih dari 20% nilai ekuitas Perseroan.
Namun demikian, Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi yang bukan merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020 karena tidak terdapat perbedaan antara kepentingan ekonomis Perseroan dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan pemegang saham utama Perseroan yang dapat merugikan Perseroan.
Dalligent Solutions Pte., Ltd (DSPL) memiliki kegiatan usaha terkait dengan teknologi informasi dengan mengembangkan dan mengoperasikan platform aplikasi digital yang dinamakan "KUPU".
KUPU merupakan merupakan aplikasi digital penyedia marketplace berbasis artificial intelligence yang mampu memberikan solusi terkait sumber daya manusia dengan mempertemukan pemberi kerja (job provider) dan pencari kerja (job seeker) melalui profil berbasis keterampilan yang dinamis dan progresif dengan pangsa pasar utamanya di Indonesia.
Related News

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024,

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen