Soraya (SPRE) Alihkan Merek Dagang Flete, dan Unoku, Simak Tujuannya
:
0
Pengurus Soraya Berjaya kala mengikuti seremoni pencatatan perdana saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Soraya Berjaya Indonesia (SPRE) mengalihkan hak kepemilikan merek dagang Flete dan Unoku kepada Soraya Bedsheet. Itu sebagai bagian dari langkah strategis dalam mengonsolidasi portofolio merek, dan memperkuat posisi perseroan di pasar produk perlengkapan tidur.
Aksi itu dilatari merek Flete dan Unoku telah menjadi bagian dari portofolio produk perseroan. Melayani segmen pasar dengan kategori berbeda. Merek flete produk dengan bahan microtex berkualitas tinggi, menyasar segmen konsumen menengah bawah atau middle class.
Merek Unoku, produk dengan harga lebih terjangkau, membidik segmen konsumen menengah. Nah, dalam memperkuat identitas merek dagang, dan memberi pengalaman belanja lebih terpadu bagi pelanggan, merek Flete dan Unoku secara resmi dialihkan di bawah naungan Soraya Bedsheet, sebagai merek utama dikelola perseroan.
Tindakan itu dilakukan dengan tujuan mengonsolidasi merek. Yaitu, mengintegrasikan seluruh lini produk di bawah Soraya Bedsheet untuk meningkatkan efisiensi operasional, strategi pemasaran, dan pengelolaan distribusi. Selanjutnya, penguatan brand positioning. Yaitu, menjadikan Soraya Bedsheet sebagai merek induk, menawarkan solusi lengkap perlengkapan tidur untuk berbagai segmen pasar masyarakat.
Berikutnya, optimalisasi penjualan. Tepatnya,: mempermudah akses konsumen terhadap berbagai produk unggulan melalui satu merek utama, sehingga mendukung peningkatan penjualan. Pengalihan itu, tidak akan memengaruhi kualitas produk telah dikenal, dan dipercaya konsumen.
Seluruh produk Flete dan Unoku tetap tersedia dengan kualitas, dan desain sama. Namun, kini dipasarkan dengan branding Soraya Bedsheet. Perseroan akan terus memberi informasi terkini kepada para pemangku kepentingan mengenai langkah-langkah strategis lainnya untuk mendukung pertumbuhan bisnis, dan meningkatkan pendapatan perseroan. (*)
Related News
Telkom (TLKM) Kantongi Restu Spin-Off Bisnis Fiber ke InfraNexia
Laba Allo Bank Indonesia (BBHI) Dekati Rp300 Miliar, Turun 4 Persen
RUPST Indosat (ISAT) Ubah Jajaran Komisaris, Dirut Tetap Vikram Sinha
TLKM Ubah Pengurus, Dian Siswarini Diganti Nanang Hendarno
Perkuat Investasi, Direktur Ini Akumulasi Saham Paragon Karya (PKPK)
Untuk Modal Kerja, PTBA Tambah Utang Jumbo Rp6T dari BRI dan BMRI





