Sorotan Ketua The Fed Warsh Saat Pidato di Jackson Hole
:
0
Ketua Federal Reserve (Fed) AS, Kevin Warsh, menyatakan bahwa inflasi masih terlalu tinggi saat berbicara di Simposium Ekonomi Jackson Hole pada Jumat (28/8/2026). Foto: Anadolu
EmitenNews.com - Ketua Federal Reserve (Fed) AS, Kevin Warsh, menyatakan bahwa inflasi masih terlalu tinggi, meskipun ekonomi menunjukkan ketahanan dan investasi kecerdasan buatan (AI) terus meningkat.
Saat berbicara di Simposium Ekonomi Jackson Hole pada Jumat (28/8/2026), sebagaimana dikutip Anadolu, Warsh mengevaluasi kondisi ekonomi dan kebijakan moneter saat ini.
Ia mencatat bahwa meskipun pasar tenaga kerja tetap stabil dan tingkat output solid, laju inflasi masih menjadi perhatian.
Sang ketua menekankan bahwa ukuran inflasi yang menjadi acuan utama Fed berada di angka 3,7% selama 12 bulan terakhir.
Ia menambahkan bahwa perubahan dalam periode enam bulan bahkan lebih tinggi, yakni 4,1%, jauh melampaui target tegas bank sentral sebesar 2%.
Warsh menegaskan bahwa para pembuat kebijakan harus yakin bahwa inflasi inti benar-benar bergerak menuju sasaran mereka dengan kecepatan yang memadai.
"Meskipun data pengeluaran konsumsi pribadi dan indeks harga konsumen musim panas ini lebih baik dari perkiraan, hal itu tidak menunjukkan kepada saya bahwa tren dasar telah membaik secara signifikan," ujarnya.
Ia memperingatkan bahwa jika hal tersebut tidak terjadi, bank sentral masih memiliki pekerjaan rumah untuk mencapai stabilitas harga.
Di sektor ketenagakerjaan, ia menilai kondisi pasar tenaga kerja selaras dengan situasi kesempatan kerja penuh (full employment), dengan merujuk pada tingkat pengangguran yang rendah secara historis, yakni 4,1%.
Ketua Fed tersebut juga membahas potensi transformatif AI bagi perekonomian secara luas.
Ia menyatakan bahwa kemajuan dalam teknologi yang bersifat serbaguna (general-purpose technology) ini telah melampaui prediksi para ahli dari dua tahun lalu.
Related News
Catatan Pasar Global Kala Ketua The Fed Pidato di Jackson Hole
Bareng Glencore, Emiten Prajogo Ini Akuisisi Bisnis Avtur di Singapura
Votalitas CFD US100 dan S&P 500 dapat Buka Peluang di Luar Pasar Saham
Berkah Bank Muamalat, KPR iB Hijrah Baitullah Naik Empat Kali Lipat
Emas Antam Turun Rp5.000 Jelang Pidato Ketua The Fed
Tunggu Sinyal Warsh, Dolar AS Berpotensi Menguat Tersebab Ini





