Subsidi Dicabut Bandara Kertajati Andalkan Bisnis MRO Untuk Mandiri
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. Dok. HIMPUH.
Anggaran operasional BIJB Kertajati sebesar Rp100 miliar tetap dikucurkan pada 2026, meskipun skema pelepasan saham sedang disiapkan. Tetapi, untuk 2027 ke depan, Pemprov Jabar sudah mempersiapkan tukar guling. Karena urusan hubungan udara sebetulnya sudah kewenangannya pusat.
Saat ini, Pemprov Jawa Barat memegang sekitar 70 persen saham BIJB Kertajati, sementara sisanya dimiliki oleh Angkasa Pura II dan koperasi ASN Jawa Barat.
Dominasi saham tersebut menjadi dasar rencana pengalihan kepemilikan ke pemerintah pusat agar pengelolaan BIJB Kertajati dilakukan sepenuhnya oleh pusat. ***
Related News
Babak Baru Sengketa Hotel Sultan, Pontjo Sutowo Kasasi ke MA
Pemerintah Tawarkan 10 Area Blok Migas, Investor Silahkan Merapat
BI Ungkap Sudah 267 Pemda Gunakan KKI, Total Transaksi Rp665 Miliar
Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen, Berikut Strategi Menko Airlangga
Bahlil Sebut Impor Minyak Mentah Dari AS Sudah Berlangsung
BI: Outlook Fitch Tak Cerminkan Pelemahan Fundamental Ekonomi RI





