Subsidi Dicabut Bandara Kertajati Andalkan Bisnis MRO Untuk Mandiri
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. Dok. HIMPUH.
Anggaran operasional BIJB Kertajati sebesar Rp100 miliar tetap dikucurkan pada 2026, meskipun skema pelepasan saham sedang disiapkan. Tetapi, untuk 2027 ke depan, Pemprov Jabar sudah mempersiapkan tukar guling. Karena urusan hubungan udara sebetulnya sudah kewenangannya pusat.
Saat ini, Pemprov Jawa Barat memegang sekitar 70 persen saham BIJB Kertajati, sementara sisanya dimiliki oleh Angkasa Pura II dan koperasi ASN Jawa Barat.
Dominasi saham tersebut menjadi dasar rencana pengalihan kepemilikan ke pemerintah pusat agar pengelolaan BIJB Kertajati dilakukan sepenuhnya oleh pusat. ***
Related News
Oversupply Minyak Tekan ICP Desember 2025 Ke Level USD61,10 Per Barel
Utang LN Indonesia November 2025 Turun USD1,1 Miliar
Proyeksi Kadin Ekonomi Tumbuh 5,4 Persen, Perlu Tiga Komponen Ini
UNIDO-Tsingshan Tunjuk IWIP Pilot Project Industri Nikel Berkelanjutan
Kasus Gagal Bayar DSI Rp1,4 Triliun Sudah Sampai ke Istana Presiden
Realisasi Dana IPO CMRY Hingga 31 Desember 2025 Masih di Bawah Rencana





