Sultan Subang dan Mirae Asset Sekuritas Saling Gugat
:
0
Logo usaha PT mirae asset Sekuritas.
EmitenNews.com - Sultan Subang Asep Sulaeman Sabanda dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia saling menggugat di pengadilan.
Kasus ini dipicu oleh penurunan drastis harga saham BEBS, yang dijadikan jaminan oleh penggugat, dari Rp555 pada Mei 2023 menjadi Rp7 pada September 2024, menyebabkan kerugian besar pada portofolio saham mereka.
Awalnya Mirae Asset memulai gugatan ke Asep Sulaeman mantan Komut BEBS sebesar Rp7,67 miliar dan 44 tergugat lainnya yang didaftarkan ke pengadilan pada 9 September 2024.
Kemudian, Asep bersama 39 pihak lainnya menggugat balik Mirae asset dengan tuntutan ganti rugi sebesar Rp8,17 triliun atas dugaan perbuatan melawan hukum.
Gugatan Asep dan para penggugat menuduh Mirae asset mengubah akun reguler menjadi akun margin tanpa persetujuan dan disebut melanggar Pasal 7 POJK No.55/POJK.04/2020.
Kasus ini dipicu oleh penurunan drastis harga saham BEBS, yang dijadikan jaminan oleh mirae asset dari Rp555 pada Mei 2023 menjadi Rp7 pada September 2024, menyebabkan kerugian besar pada portofolio saham mereka.
Sehingga Asep menghadapi beban utang senilai Rp833,54 miliar akibat pembiayaan transaksi margin.
Asep sendiri tercatat sebagai penjamin atas transaksi ini berdasarkan perjanjian personal guarantee yang ditandatangani dengan Direktur Mirae sebelumnya, Daewoong An.
Sidang pertama gugatan terhadap Mirae dijadwalkan pada 14 Oktober 2024.
Seperti diketahui, PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan grosir bahan bangunan dan perlengkapan bahan bangunan. Produk utamanya adalah berbagai kualitas beton siap pakai dan beton pracetak. Perusahaan tersebut berada di Subang, Jawa Barat. Selain itu memiliki tiga anak perusahaan di wilayah Jawa Barat dan Kalimantan Tengah, khusus untuk pertambangan granit, pasir, dan logam.
Related News
IHSG Rawan Koreksi, Fokus Pasar Beralih ke Hal Ini
BTN Pacu Ekosistem Perumahan, Bangun Hunian hingga KPR 40 Tahun
IHSG Awal Pekan Tutup di Bawah 6.200, GOTO Kini Bukan Saham Gocap Lagi
Aturan Rp1 & Evaluasi FCA Berlaku, IHSG (28/9) Dibuka Jeblok Nyaris 1%
Gocap Tapi Jumbo! GOTO Jadi Raja Market Cap Rp57T di Harga Rp50
Saham yang Bisa Dicermati Hari Ini, Cek Apa Saja!





