EmitenNews.com - Pratama Abadi Nusa Industri (PANI) per 30 September 2022 mencatat laba bersih Rp8,6 miliar. Melejit 473 persen dari periode sama 2021 sejumlah Rp1,5 miliar. Laba per saham dasar menjadi Rp3,85 dari sebelumnya Rp3,86. 


Pendapatan bersih Rp364,24 miliar, melesat 91 persen daripada episode sama 2021 sebesar Rp189,83 miliar. Beban pokok pendapatan Rp273,01 miliar, bengkak 54 persen dari periode sama 2021 sebesar Rp176,59 miliar. Laba kotor Rp91,22 miliar, menanjak 589 persen dari edisi sama 2021 sebesar Rp13,23 miliar.


Beban penjualan Rp7,25 miliar naik dari Rp82,16 juta, beban umum dan administrasi Rp82,44 miliar, melambung dari Rp10 miliar. Beban keuangan Rp17 miliar dari Rp1,33 miliar. Bagian laba entitas asosiasi Rp9,5 miliar dari nihil. Laba penjualan aset tetap Rp185 juta dari tekor Rp1,6 juta. Pendapatan bunga Rp15,71 miliar dari Rp35 juta. 


Laba sebelum pajak final, dan pajak penghasilan Rp8,5 miliar dari Rp2,1 miliar. Pajak final Rp3,19 miliar dari sebelumnya nihil. Laba sebelum pajak penghasilan Rp5,37 miliar dari Rp2,13 miliar. Laba periode berjalan Rp32,72 miliar, melambung 1945 persen dari edisi sama 2021 sejumlah Rp1,60 miliar. 


Jumlah ekuitas Rp7,12 triliun, menanjak 1.414 persen dari akhir 2021 sejumlah Rp474,22 miliar. Total utang Rp8,04 triliun, merosot 37 persen dari posisi akhir 2021 sebesar Rp12,82 triliun. Jumlah aset Rp15,16 triliun, melangit 14 persen dari akhir 2021 senilai Rp13,29 triliun. (*)