Suspensi Dibuka Masuk FCA, Stock Split DSSA Melambung 4 Persen
:
0
Area tambang batu bata milik PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) pada hari ini, Kamis (18/7). Setelah dua hari, disuspensi pada Selasa dan Rabu (16-17 Juli 2024) karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham DSSA.
Saham tambang grup Sinarmas ini (DSSA) langsung masuk papan pemantauan khusus Full Call Auction (FCA) dengan kriteria ke-10, yakni dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.
"Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 18 Juli 2024," tulis Teuku Fami Ariandar, Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI dalam pengumuman bursa, Rabu (17/7).
Sebelum suspensi, harga saham DSSA menguat 2,47% ke level Rp 290.000 per saham. Dalam sebulan, harga saham DSSA menguat 38,06% dan melesat 262,50% sejak awal tahun 2024.
BEI menyetop perdagangan saham DSSA pada tanggal 20 Juni 2024 untuk cooling down dengan alasan yang sama, yakni peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Saham termahal di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai hari ini berlakukan stock split dengan rasio 1:10. Sehingga nilai nominal saham DSSA akan berubah dari sebesar Rp 250 per saham menjadi Rp 25 per saham.
Pasca stock split diperdagangan hari ini Kamis (18/7) saham DSSA naik lagi sebesar Rp1.275 atau naik 4 % menjadi Rp30.275 per saham.
Sementara itu sehubungan dengan surat PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) No. 125/CSDSS-07/2024 tanggal 11 Juli 2024 perihal Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi - Rencana Pelaksanaan Stock Split - 11072024 , dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
Related News
Bank BJB (BJBR) Jadi Sponsor Persib Lagi, Intip Kinerjanya
Tambah Porsi Direktur Ini Beli 1,4 Miliar Saham Impack Pratama (IMPC)
BBCA Sediakan Tabungan Emas di myBCA, Mulai dari 10 Ribu
Tabungan Emas Tumbuh 207 Persen, Begini Catatan BSI (BRIS) Bengkulu
Laba Semester I-2026 Rp4,3T CIMB Niaga (BNGA) Salurkan Kredit Rp247T
Komisaris dan 4 Direktur Kompak Beli Saham Bank Mestika Dharma (BBMD)





