Suspensi Usai, Tiga Saham FCA Ini Nasibnya Berbanding Terbalik
Ilustrasi bullish dan bearish.
EmitenNews.com - Seiring berakhirnya masa suspensi yang diberikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), tiga saham yang kini berstatus Full Call Auction (FCA) langsung mencatatkan pergerakan masif pada perdagangan Senin (29/12).
Saham-saham tersebut adalah PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), dan PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK).
Dua saham terpantau ngacir hingga mentok batas atas atau Auto-Rejection Atas (ARA) yakni, saham SSTM terbang 9,92% ke level Rp2.770, SOTS melesat 9,77% ke Rp1.180, sementara FOLK justru sebaliknya ia menukik tajam 9,80% di harga Auto-Rejection Bawah (ARB) di Rp442 usai kembali diperdagangkan.
BEI sebelumnya menetapkan ketiga saham tersebut dalam skema FCA selama satu pekan, menyusul terjadinya suspensi berkelanjutan hingga lebih dari sehari perdagangan di bursa.
Maka dari itu, otoritas bursa menegaskan bahwa penerapan FCA merupakan langkah pengendalian risiko pasar.
Penerapan Full Call Auction bertujuan untuk menjaga perdagangan efek tetap teratur, wajar, dan efisien, sekaligus memberikan waktu bagi investor untuk mencermati informasi yang tersedia.
Dalam suratnya, manajemen BEI menambahkan, kebijakan FCA dan pencabutan suspensi ini mulai efektif diberlakukan pada Senin (29/12), dan BEI mengimbau investor untuk tetap memperhatikan aspek fundamental serta keterbukaan informasi emiten sebelum mengambil keputusan investasi. (*)
Related News
Regulasi Diketok, Kini IPO Baru Wajib Setor 15–25 Persen Free Float!
Per 1 April, BEI Hentikan Perdagangan Saham ASPR
BEI Naikkan Minimum Free Float Saham jadi 15 Persen, Cek Datanya
OJK Hormati Putusan KPPU Soal Dugaan Kartel Suku Bunga Pinjaman Daring
Bos BEI Beber Bursa RI Masuk 20 Besar Global dari Sisi Likuiditas
Bidik 30Juta SID, BEI Ajak Investor Lokal Agar Pasar Tak Direbut Asing





